bendera

Kamis, 03 September 2026    04:21 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Pasukan Garuda Kembali Peroleh 3 Pucuk Senjata di Desa Lukengwe Kalemie Kongo


dee maz,    20 April 2020,    20:33 WIB

Pasukan Garuda Kembali Peroleh 3 Pucuk Senjata di Desa Lukengwe Kalemie Kongo

Pen Satgas Konga XXXIX-B Monusco – MINews : Kegiatan LRP dan LRM Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Mission de IOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) ditengah pandemi virus corona saat ini, berhasil kembalikan ke masyarakat 3 (tiga) orang ex-combatan MM Usaeni Kelopok Kadongo disertai 3 pucuk senjata laras panjang jenis AK-47 dan 3 (tiga) buah magazen di Desa Lukengwe Kalemie Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Minggu (19/4/2020).


Komandan Kolonel Inf Daniel Lumbanraja yang diwakili Wadan Satgas Letkol Inf Hadrianus Yossy S. Buanan menyampaikan bahwa Kompi Alpha Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO yang dipimpin Mayor Inf Bayu berhasil dalam melaksanakan tugasnya dan menyerahkan secara resmi 3 (tiga) orang ex-combatan ke Indo RDB atas nama Ibrahim Juma Kahite (64),  Mulumba Makongolo (60) dan Kilo Malumbi (21) MM Usaeni kelompok Kadongo disertai 3 (tiga) disertai 3 (tiga) pucuk senjata jenis AK-47, dan 3 (tiga) buah magazen.

“Keberhasilan kali ini merupakan sebagai wujud nyata dari berbagai kegiatan-kegiatan positif Satgas TNI yang telah dilakukan seperti kegiatan LRM Kompi Alpha beberapa hari sebelumnya dipimpin Kapten Inf Moch. Chorik dan LRP di wilayah Area of Responcibility (AoR) tidak jauh dari desa Lukengwe (32 KM dari Kalemie) Provinsi Tanganyika.

Letkol Inf Hadrianus Yossy mengatakan bahwa dengan adanya kedekatan personel Satgas TNI RDB saat mensosialisasikan pencegahan penularan virus Corona ditengah-tengah pandemi ini ternyata mendapatkan simpati yang kuat masyarakat Kongo khususnya warga Desa Lukengwe yang dikemas dalam berbagai kegiatan CIMIC terbatas berupa medical assistance, psychology treatment dan smart library.


Selanjutnya dikatakan bahwa senjata yang telah diserahkan kepada personel Satgas TNI RDB diserahkan kembali kepada staf Monusco dalam hal ini Disarmament Demobilization Reintegration (DDR) untuk dilaksanakan proses lebih lanjut sesuai ketentuan UN.

“Penyerahan diri dari 3 orang Ex Combatan beserta senjatanya merupakan kelanjutan dari penyerahan senjata yang sebelumnya didapat dari Kompi Bravo belum lama ini dilaksanakan.

Wadan Satgas atas nama Dansatgas mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit yang telah berhasil membuahkan hasil dalam menjalankan misinya dengan baik. Dengan terus berupaya untuk dapat memberikan rasa aman, nyaman dan memenangkan hati dan pikiran masyarakat serta meningkatkan kepercayaan kepada Satgas TNI RDB Monusco.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS