bendera

Kamis, 03 September 2026    06:36 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Peringati Hari Pahlawan Seratus Pelajar Papua Ikut Lomba


Ips,    07 November 2020,    13:39 WIB

Peringati Hari Pahlawan Seratus Pelajar Papua Ikut Lomba
Peringati Hari Pahlawan Seratus Pelajar Papua Ikut Lomba

Sentani-mediaindonesianews.com: Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sebanyak seratus pelajar tingkat SD dan SMP Papua mengikuti lomba. Kegiatan yang mengusung tema "Pahlawan Dalam Diriku" ini diinisiasi oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua bekerjasama dengan Rumah Belajar Papua (Papua Hey).

Khusus untuk lomba menggambar diikuti tingkat SD kelas IV sampai kelas VI sedangkan baca puisi untuk Pahlawan diikuti tingkat SMP di Kota Sentani, kegiatan ini dilangsungkan di Pendopo Igwa-igwa Ondikeleuw Haleufoiteuw Hele Wabhouw, Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (7/11) dan dihadiri oleh Kepala Staf Korem 172/PWY, Kolonel Inf Achmad Fauzi dan Ketua Ormas P5, Yanto Eluay.

Ketua Ormas P5, Yanto Eluay menjelaskan bahwa,  dalam rangka Hari Pahlawan, pihaknya bekerjasama dengan Rumah Belajar Papua di bawah naungan Kodam XVII/Cenderawasih, yang peduli terhadap generasi muda khususnya peningkatan sumber daya manusia menggelar berbagai lomba.

“Pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2020, kita melaksanakan kegiatan lomba menggambar yang diikuti oleh anak SD kelas IV sampai kelas VI. Sedangkan untuk tingkat SMP, kita akan buat lomba baca puisi Pahlawan,” ujarnya.

Kegiatan ini, lanjut Yanto bertujuan untuk membangkitkan kesadaran siswa-siswi sekolah akan kebesaran bangsa Indonesia dan Pahlawan Indonesia asal Papua.

“Papua juga memiliki Pahlawan yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Sehingga tujuan dilaksanakan kegiatan ini seperti ini adalah untuk memperingati Hari Pahlawan dan pengembangan sumber daya manusia dalam hal ini generasi muda kita. Selain itu juga generasi muda anak-anak kita baik itu dari tingkat SD sampai SMP, untuk mereka dapat memahami serta mengetahui siapa saja pahlawan Indonesia,” katanya.

Menurut Yanto Eluay, Pahlawan yang berjuang melawan penjajah Belanda dan juga berjuang untuk kemerdekaan bangsa Republik Indonesia harus diperkenalkan kepada anak anak atau generasi muda kita.

“Generasi muda kita harus tahu, bahwa kita sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dimana, pada tahun 1969 dilakukan musyawarah Pepera yang melibatkan 1.026 tokoh-tokoh Papua yang sudah menyatakan dan memutuskan Papua menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tuturnya.

Ketua Ormas P5 menegaskan bahwa Papua sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI sejak Pepera itu diputuskan.

“Inilah yang  sering saya  sampaikan kepada anak anak dan generasi muda Papua saat memperingati Hari Pahlawan 10 November,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Achmad Fauzi menuturkan lomba hari pahlawan nasional sangat penting dibuat guna menanamkan rasa kebangsaan kepada anak-anak Papua.

Menurutnya, mereka (anak-anak) harus menjadi warga negara yang mencintai pahlawannya.

"Itu yang kita tanamkan dari awal kepada generasi muda, sehingga mereka harus tau sejarah Papua itu sendiri terutama pahlawan-pahlawan yang berjasa sejak dulu sampai saat ini,” ungkapnya

Kolonel Achmad Fauzi berharap lomba ini terus berkelanjutan, masih ada lagi lomba-lomba berikutnya yang bisa memberikan pemahaman serta rasa kecintaan terhadap para pahlawan dan juga orang-orang yang berjasa bagi Papua.

Sementara itu, penanggungjawab rumah belajar Papua (Papua Hey), Lidya Yohana mengatakan bahwa lomba hari nasional ini dilaksanakan supaya tumbuh jiwa kepahlawanan di diri setiap anak-anak Papua.

"Selain itu, lomba ini kita lakukan agar mereka lebih mengenal para pahlawan Papua sehingga dari lomba ini mereka dapat belajar dan termotivasi untuk menjadi generasi yang berguna bagi Bangsa terlebih untuk kemajuan Papua," terangnya.

Dirinya juga berharap, kedepannya terus ada kegiatan dalam bentuk lomba seperti ini agar supaya wawasan dari generasi muda Papua dapat terus bertumbuh dan berkembang seperti wawasan anak muda lainnya yang berada di tempat lainnya.

Kegiatan tersebut masih dibuka pendaftarannya di sekertariat Pendopo Adat Helebhey Obhe Kampung Sereh, Sentani hingga tanggal 9 November 2020. Pemenang Lomba menggambar dan baca puisi tersebut nantinya akan mendapatkan hadiah Sepeda dan uang tunai (Juara 1 sebesar Rp 1.000.000, Juara 2 sebesar Rp 750.000, Juara 3 sebesar Rp 500.000 dan Juara harapan 6 org masing-masing sebesar Rp. 100.000). (ips)


Peringati Hari Pahlawan Seratus Pelajar Papua Ikut Lomba


Peringati Hari Pahlawan Seratus Pelajar Papua Ikut Lomba


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS