bendera

Kamis, 03 September 2026    07:44 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Masyarakat Mengapresiasi Percepatan Pembangunan di Papua


ips,    15 Desember 2020,    00:47 WIB

Masyarakat Mengapresiasi Percepatan Pembangunan di Papua
Yane Ansanay

Papua-mediaindonesianews.com: Papua sedang digenjot agar lebih maju lagi, sehingga tidak ada ketimpangan dengan wilayah lainnya, penerbitan Inpres Nomor 9 tahun 2020 oleh Pemerintah diharapkan percepatan pembangunan di Bumi Cendrawasih punya payung hukum, sehingga program ini bisa berjalan dengan sukses ke depannya.


Masyarakat Mengapresiasi Percepatan Pembangunan di Papua

Yane Ansanay, Doktor Ahli Fisika dan Akademisi dari Universitas Cendrawasih baru-baru ini di Jayapura menyatakan bahwa masyarakat Papua memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Inpres Nomor 9 tahun 2020. Dalam artian, Inpres ini menunjukkan perhatian penuh dari pemerintah pusat.

Setelah ada program otonomi khusus, sekarang ada lagi program pemercepatan pembangunan di Papua, sehingga hasilnya makin mantab. Namun Yani memberi masukan bahwa sebaiknya program ini juga mengarah ke dunia pendidikan. Ia ingin ada program studi perikanan dan pertanian, karena sangat relevan dengan kondisi di Papua. Di mana masih banyak hutan, ladang, dan laut yang sangat potensial. Dalam artian, para putra Papua bisa mengolahnya agar lebih menghasilkan.

Percepatan di Papua memang dibutuhkan, agar tidak ada ketimpangan antara Indonesia bagian barat dengan timur. Apalagi di Papua dan Papua Barat masih sangat potensial. Keindahan alamnya bisa dijadikan objek wisata dan hasil pertaniannya masih bisa diolah, agar masyarakatnya makin makmur.


Inpres Nomor 9 ini makin memantapkan program percepatan pembangunan di Papua. Presiden RI Jokowi telah membentuk tim khusus, dengan Wapres KH Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pengarah. Sedangkan anggotanya ada 6 Menteri dan Kepala Staf Kepresidenan. Ada pula tim pelaksana yang terdiri dari pejabat di Kementrian dan Gubernur Papua serta Papua Barat.

Untuk payung hukum program ini, diresmikan Keppres 20/2020. Isinya adalah tim melaksanakan kebijakan percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat, yang maju, damai, sejahtera, dan bermartabat. Jika sudah ada Inpres dan Keppres maka percepatan pembangunan di Papua akan lebih ditingkatkan lagi.

Pembangunan yang ditekankan tidak hanya dari infrastruktur seperti Jalan Trans Papua. Namun juga program-program lain. Tujuannya agar rakyat Papua merasakan dampak positifnya. Masyarakat Papua mendukung program ini karena mereka berharap kehidupan mereka akan lebih baik lagi. Jika ada pembangunan di bidang SDM, maka para putra Papua tak hanya mendapatkan beasiswa Otsus. Namun mereka juga mendapatkan kesempatan untuk belajar di jalur non formal. Misalnya diberi pelatihan gratis otomotif, menjahit, desain grafis, dan lain-lain.

Selain itu, jika ada pembangunan SDM di Papua melalui pendidikan, maka mereka akan mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi. Jika punya gelar sarjana pendidikan, maka bisa melamar kerja di sekolah, dan berpotensi diangkat jadi ASN. Sehingga mereka mendapat gaji yang layak, sekaligus mencerdaskan para putra Papua, dan terjadi regenerasi.

Program percepatan pembangunan di Papua sangat bagus, karena bisa memajukan Bumi Cendrawasih. Masyarakat mendukungnya, karena kehidupan mereka akan makin modern dan maju. Dunia pendidikan akan lebih baik, karena ada beasiswa bagi para putra Papua yang berprestasi. (*)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS