bendera

Kamis, 03 September 2026    07:44 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Taruna Akademi TNI Latihan Napak Tilas Rute Gerilya Jenderal Sudirman


ips,    22 Desember 2020,    00:36 WIB

Taruna Akademi TNI Latihan Napak Tilas Rute Gerilya Jenderal Sudirman
Taruna Akademi TNI Latihan Napak Tilas

Yogyakarta-mediaindonesianews.com: Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Marsdya TNI Tamsil Malik, SE, menutup latihan napak tilas Rute Panglima Besar Sudirman (RPS) bagi Taruna Akademi TNI Tahun pendidikan 2020/2021 di Desa Bedoyo Kabupaten Gunung Kidul Provinsi Yogyakarta, Minggu (20/12).


Taruna Akademi TNI Latihan Napak Tilas Rute Gerilya Jenderal Sudirman

“Akademi TNI adalah Badan Pelaksana Pusat ditingkat Mabes TNI yang berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI, dengan tugas pokok menyelenggarakan pendidikan pertama Perwira TNI yang bersumber dari Taruna Akademi TNI dari matra darat, laut dan udara, yang bersifat integratif dalam rangka menyiapkan kader Pimpinan TNI.” Ujar Danjen dalam amanatnya.

Lebih lanjut Danjen menjelaskan bahwa, dalam rangka menanamkan dan mewariskan sikap dan semangat kepahlawanan Panglima Besar Jenderal Sudirman kepada Taruna  Akademi TNI, maka salah satu materi dalam kurikulum pendidikan dasar integrasi Taruna Akademi TNI adalah melaksanakan latihan ketahanan mars melalui kegiatan Napak Tilas Rute Perjuang Panglima Besar Jenderal Sudirman atau RPS.

“tujuan dari latihan Napak Tilas RPS adalah untuk memberikan pemahaman kepada 672 Taruna yang sedang mengikuti pendidikan dasar integrasi tentang sejarah perjuangan Pahlawan Panglima Besar Jenderal Sudirman dan menanamkan serta menumbuhkembangkan sikap dan jiwa kepemimpinan beliau tentang kejuangan, cinta tanah air dan rela berkorban serta memupuk semangat manunggal atau berintegrasi bersama rakyat agar dapat dicontoh dan diteladani oleh para Taruna mengingat mereka kelak akan menjadi calon-calon pemimpin TNI di masa depan.” Paparnya


Latihan Napak Tilas RPS yang dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 17 s.d. 20 Desember 2020 dari wilayah Kabupaten Bantul sampai ke Gunung Kidul menempuh jarak sejauh 72 Km yang dibagi dalam 3 etape.

“Pada setiap etape RPS, Taruna akan  melewatii desa-desa yang pernah dilalui oleh Jenderal Sudirman bersama Tentara Republik Indonesia pada saat bergerilya pada tahun 1948 dealam rangka mempertahankan  kemerdekaan karena agresi Belanda yang ingin kembali menjajah bangsa Indonesia,” katanya.

Latihan RPS Taruna Akademi TNI diawali dengan ziarah ke TMP Kusumanegara Yogyakarta, Kamis, (17/12). Selanjutnya pada tanggal 18 Desember 2020 dilaksanakan upacara pembukaan latihan  RPS melalui prosesi  penyerahan Tandu oleh Bupati Bantul kepada 672 Taruna Akademi TNI sebagai tanda dimulainya kegiatan tersebut.

Etape pertama menempuh jarak 26 Km, dimulai dari Desa Grogol sampai dengan Desa Temanggung. Pada hari kedua Taruna akan bergerak menempuh jarak 30 km menuju Desa Semanu. Sedangkan pada Hari ketiga, Minggu (20/12) para Taruna menuju Desa Bedoyo dengan jarak tempuj 13 Km sebagai titik akhir kegiatan RPS.

Dalam kegiatan kegiatan tersebut Taruna Akademi TNI juga melaksanakan karya bhakti dengan memberikan Bansos kepada masyarakat di setiap etape RPS pada wilayah yang dilalui, yaitu di Desa Kretek, Bantul, Paliyan, Semanu sampai Desa Bedoyo Gunung Kidul.

“selain memberikan bantuan sebanyak 1.100 paket bantuan sosial kepada masyarakat, Taruna Akademi TNI juga membuat sarana taman baca masyarakat “Bhinneka Eka Bhakti”, yang dilengkapi dengan jaringan wifi, 4.600 buku cetak serta 10.000 buku elektronik yang dapat diunduh melalui aplikasi iyogya, serta dukungan 4 unit laptop, 4 unit televisi dalam rangka menumbuhkan dan meningkatkan minat baca seluruh warga sekitar.” Jelasnya.

Diharapkan dengan bantuan taman baca ini menumbuhkan literasi, wawasan dan pengetahuan masyarakat sehingga nantinya dapat mencetak SDM unggul yang akan berdampak kepada kemajuan pembangunan daerah. Pada kesempatan yang sama Akademi TNI juga melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan beberapa materi yang meliputi rekrutmen Taruna Akademi TNI, penanggulangan Covid-19, bahaya Narkoba, iyogya dan sejarah perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman.

“Melalui kegiatan Komsos ini diharapkan masyarakat khususnya generasi muda yang dilalui oleh kegiatan RPS lebih dapat menghayati dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan Panglima Besar Jenderal, dengan selalu mengisi dan memperkaya kemampuan diri melalui membaca, tetap waspada namun optimis dalam menghadapi pandemi Covid-19, dan bagi remaja putra/putri, agar lebih antusias mengabdi kepada Bangsa dan Negara melalui jalur TNI.” pungkasnya


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS