bendera

Minggu, 26 April 2026    15:00 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Budur-Susukan: Jalan Provinsi Yang Burakrakan


tim red,    06 Desember 2022,    00:03 WIB

Budur-Susukan: Jalan Provinsi Yang Burakrakan
Budur-Susukan: Jalan Provinsi Yang Burakrakan

Bandung-Mediaindonesianews.com: Burakrakan dalam Kamus Bahasa Sunda berarti hancur, berantakan, atau rusak parah. Demikianlah gambaran singkat kondisi salah satu jalan milik Provinsi Jawa Barat. Itulah ruas Budur-Susukan di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, hal tersebut dikatakan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady melalui pesan singkatnya kepada awak media, Senin (5/12).


Budur-Susukan: Jalan Provinsi Yang Burakrakan

Sebenarnya ruas jalan Budur-Susukan, menurut Kepala UPTD Wilayah VI Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Boy Bob Agustan Nyinang, sudah diusulkan untuk dilakukan rekonstruksi sepanjang 3 kilometer dengan kebutuhan biaya sekitar Rp 25 miliar. Namun, lagi-lagi karena keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemprov Jabar, usulan tersebut terkalahkan oleh program/kegiatan lain.

“seharusnya UPTD Wilayah VI Dinas BMPR berkeras dengan usulannya.” katanya

Daddy menyesalkan ruas jalan Budur-Susukan yang ada di wilaya dapilnya tidak "terkemot" dalam program/kegiatan Dinas BMPR pada tahun anggaran 2023. Ia berharap ruas jalan tersebut bisa diperbaiki pada perubahan APBD tahun 2023.


"Semestinya Dinas BPMPR, dalam hal ini UPTD Wilayah VI, berkeras mempertahankan usulan perbaikan ruas jalan Budur-Susukan. Jalan ini cukup vital karena menjadi jalur pintas dari arah Kabupaten Majalengka ke arah Pasar Tegalgubug. Jalur ini juga digunakan oleh pengguna jalan yang akan menuju Karangampel di Kabupaten Indramayu," ujar Daddy Rohanady juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Gerindra.

Menurutnya, dengan rusaknya jalan tersebut, para pengguna jalan harus berputar ke perempatan Palimanan baru menuju Pasar Arjawinangun dan lanjut ke Karangampel via Gegesik.

Namun semua, termasuk para penduduk Kecamatan Susukan dan sekitarnya, harus menerima kenyataan pahit ini. Suka tidak suka dan mau tidak mau mereka harus menerima kondisi ruas jalan itu apa adanya. Jika hujan tiba, ruas Jalan Budur-Susukan bagaikan kolam. Ironisnya kondisi itu terjadi pula di sekitar Kantor Kecamatan Susukan.

"Beberapa warga menyatakan bahwa pernah pula terjadi kecelakaan. Pengendara sepeda motor yang tidak hafal di mana lubang yang cukup dalam pernah tersungkur. Kondisi tersebut tentu tidak boleh dibiarkan berkepanjangan. Kondisi ruas jalan Budur-Susukan merupakan salah satu gambaran saja tentang jalan milik Provinsi Jawa Barat yang burakrakan. Masih banyak ruas jalan lain yang kondisinya tidak berbeda jauh dengan ruas tersebut.” Jelasnya.

Daddy menjelaskan bahwa, total jalan provinsi adalah 2.360,58 kilometer. Adapun yang dikelola UPTD Wilayah VI sepanjang 362,235 kilometer. UPTD Wilayah VI juga mengelola 237 jembatan sepanjang 3.349 kilometer. Bisa dibayangkan jika UPTD ini hanya diberi anggaran kecil saja. Tidak aneh jika ke depan akan lahir Budur-Susukan lain pada ruas jalan Jabar di wilayah kerja UPTD Wilayah VI Dinas BMPR tersebut.

“Secara keseluruhan jembatan di Jabar adalah 1.295 dengan panjang total 16.485,9 kilometer. Banyak dari jembatan itu yang dibangun pada zaman kolonial Belanda. Artinya, umur jembatan itu pasti sudah di atas 50 tahun. Jika konstruksinya tidak "keren" dan pemeliharaan yang dilakukan tidak memadai, apa yang akan terjadi? Jembatan-jembatan ini pun membutuhkan biaya perawatan yang bisa dipastikan biayanya tidak kecil.” ujarnya

Menurutnya, kondisi jalan milik provinsi secara keseluruhan yang sudah habis umur rencana teknisnya adalah 73%. Artinya, ada sekitar 1.500 kilometer jalan yang harus direkonstruksi. Ini butuh biaya. Memang tidak mungkin hal itu dilakukan sekaligus dalam satu tahun anggaran. Volume APBD Provinsi Jabar tidak memungkinkan untuk itu. Namun, hal itu bisa dilakukan secara bertahap. Kuncinya adalah pada perencanaan yang matang dan konsistensi pada implementasinya.

“Semoga kita tidak menunggu bom waktu dengan semakin banyaknya ruas jalan provinsi yang burakrakan seperti ruas jalan Budur-Susukan.” pungkasnya


banner
NASIONAL
img
Minggu, 26 April 2026
Semarang, mediaindonesianews.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam peninjauan Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) dan Penembakan Senjata Khusus TNI Tahun
img
Sabtu, 25 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut
img
Jumat, 24 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65, Bank Jakarta menggelar aksi donor darah kolaboratif bersama PWI Jaya, PMI Provinsi DKI Jakarta, dan Forum CSR DKI Jakarta
img
Kamis, 23 April 2026
Samarinda - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Indonesia kategori Cadet dan Junior Tahun 2026. Ajang bergengsi ini, diikuti oleh atlet-atlet muda terbaik dari berbagai provinsi
img
Kamis, 23 April 2026
Kaltim – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M. melantik dan mengukuhkan
img
Kamis, 23 April 2026
Bangkinang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat kepada jajaran di daerah, khususnya di Provinsi Riau.

MEDIA INDONESIA NEWS