bendera

Jumat, 03 Juli 2026    21:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Ada Apa Dengan BPJS Ketenagakerjaan, KKN??


Agus Wiryono,    16 Desember 2020,    22:29 WIB

Ada Apa Dengan BPJS Ketenagakerjaan, KKN??
Agus Wiryono

Oleh: Agus Wiryono


Pemberitaan terkait BPJS Ketenagakerjaan akhir-akhir ini hamper sama di setiap media, ada apa dengan media sekarang? Sebelum kita membahas Korupsi, Kolusi dan Nepotismen dalam BPJS Ketenagakerjaan, kita bahas media sekarang dalam pemilihan direksi BPJS Ketenagakerjaan yang belum dimulai tahapan tetapi gregetnya sudah ramai di perbincangkan.

Apakah anda puas dengan informasi dari media massa saat ini?

Perkembangan teknologi telah memungkinkan informasi berpacu dengan waktu, dengan mejeng sebentar didepan laptop anda bisa “klik” informasi dari berbagai belahan dunia.


Lalu, apakah dengan hal itu rakyat kita bertambah cerdas? Ah, jangan bicara mencerdaskan rakyat. Perkembangan media massa saat ini sudah sampai pada titik yang memprihatinkan dengan mengontrol, mengarahkan seluruh aspek kehidupan dan perilaku rakyat banyak bersumber dari informasi media.

Tak jarang media massa saat ini sangat bergantung pada informasi yang disediakan oleh pejabat pemerintah, pemilik bisnis dan kelompok pakar. Media terkadang hanya mengunyah mentah-mentah press release atau pernyataan pihak yang kadang kala malah ikut bermain.

Media juga sering memilih narasumber yang tidak berbobot untuk menjelaskan suatu persoalan, lebih parah lagi, sumber-sumber informasi ini, khususnya pejabat pemerintah dan kelompok bisnis, sering mensubsidi media bersangkutan. Akibatnya, mereka tidak menerobos pendapat yang sudah digariskan oleh si pemberi informasi.

Sekarang terkait dengan dugaan KKN di tubuh BPJS Ketenagakerjaan seperti yang sudah di tangani oleh Kejaksaan Agung dengan melakukan pemeriksaan pihak BPJS Ketenagakerjaan soal Dugaan Investasi Menyimpang.

Indonesia sedang memasuki krisis multidimensi, artinya, terdapat gejala-gejala kemunduran, bahkan mungkin kehancuran, yang terjadi dihampir semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Tetapi, yang paling pokok dari semua kemunduruan itu adalah menjauhnya kita dari cita-cita nasional yaitu masyarakat adil dan makmur.

Kehidupan rakyat kecil makin memburuk, orang miskin harus susah payah banting tulang untuk sekedar makan sehari, harga-harga kebutuhan pokok terus melonjak naik, lapangan pekerjaan sulit didapatkan, layanan publik telah diswastakan dan lain sebagainya.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa peranan besar yang dimainkan oleh direksi BPJS Ketenagakerjaan  dalam lapangan investasi, telah melahirkan praktek-praktek korupsi. Tetapi, lahirnya korupsi itu tidak lepas dari keburukan persoalan manajamen dalam tubuh Dewan Direksi itu sendiri, maka disitulah praktek korupsi akan tumbuh subur bak jamur di musim hujan.

Dan, ketika tujuan penyelenggaran investasi untuk akumulasi profit di tangan segelintir orang dalam tubuh Direksi BPJS Ketenagakerjaan, bukan lagi untuk sebesar-besarnya kemakmuran pekerja, maka disitulah praktek korupsi juga akan tumbuh subur.

Dalam hal ini, jika mau serius memberantas korupsi, maka perlu menegakkan hukum dengan tidak pandang bulu baik untuk perorangan maupun kelompok.

Maka kita acungi jempol apabila Kejaksaan Agung berani membuka KKN di tubuh BPJS Ketenagakerjaan.

 

Penulis adalah Wakil Ketua Bidang Buruh dan Tani Alumni GMNI DPD DKI Jakarta


banner
NASIONAL
img
Jumat, 03 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan 87 persen Lahan Baku Sawah (LBS) nasional ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada 2029. Target tersebut
img
Jumat, 03 Juli 2026
Cikeas-Mediaindonesianews.com: Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menggelar Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027 untuk menjaring
img
Kamis, 02 Juli 2026
Serpong - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. memimpin Uji Naskah III dan Pengesahan Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara yang diikuti
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat rata-rata 8,4 juta layanan pertanahan diproses setiap tahun dalam lima tahun terakhir, dengan rata-rata Penerimaan Negara Bukan Pajak
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan capaian pelaksanaan tujuh layanan prioritas yang menjadi fokus transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang dalam Rapat Dengar Pendapat
img
Rabu, 01 Juli 2026
Bogor - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara di Lapangan Satuan Latihan Korps

MEDIA INDONESIA NEWS