bendera

Jumat, 02 Oktober 2026    11:49 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat


Tim Red,    12 September 2021,    20:30 WIB

Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat
Yudi Syamhudi Suyuti

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti


Rakyat Indonesia Harus Mendesak MPR Kembalikan Kedaulatan Rakyat

Jakarta-mediaindonesianews.com: Wacana untuk amandemen konstitusi yang digagas oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) harus disikapi rakyat sebagai momentum perubahan.

Oleh karena itu, saatnya rakyat membangun konsolidasi penuh untuk mendorong perubahan dengan agenda kembalikan kedaulatan rakyat. Konsolidasi rakyat ini untuk mendorong aksi massa serentak ke MPR melalui gerakan rakyat.

Kita telah mengalami situasi masa-masa seperti hilangnya kedaulatan rakyat atas negara yang dihilangkan oleh kaum oligarki yang menguasai politik dan ekonomi.


Dengan adanya wacana amandemen konstitusi oleh MPR, maka momentum itu telah tiba, dimana rakyat dapat mencapai kesadarannya kembali untuk mendapatkan hak-haknya secara menyeluruh di negara.

Beberapa agenda yang perlu untuk didesak ke MPR, adalah sebagai berikut:

1. Segerakan Amandemen Konstitusi tahun 2021.

2. Bentuk Badan Insiatif Warga Negara sebagai Badan Demokrasi langsung rakyat.

3. Kembalikan ke UUD 45 asli. Penetapan ini penting sebagai fundamental konstruksi negara agar tidak bubar. Meskipun nantinya harus disempurnakan.

4. Nyatakan MPR, DPR, DPD, Pemerintah dalam keadaan transisi atau sementara.

Setelah situasi transisi ini terbentuk, maka diperlukan menyusun agenda-agenda perubahan mendasar yang berada pada rel kedaulatan rakyat sesuai Pembukaan UUD 45. Dengan beberapa agenda yang terdiri dari :

1. Persiapan menyelenggarakan Pemilu dan Pilpres dengan UU Pemilu / Pilpres tanpa Parliement / Presidential Treshold.

2. Penanganan Covid 19 secara cepat dan pencapaian output secara konkrit.

3. Pembangunan ekonomi sosial paska covid 19.

4. Pembebasan dan Rehabilitasi Nasional para tahanan dan narapidana berlatar belakang politik.

5. Penguatan Negara dan Rakyat Indonesia.

6. Mewujudkan demokrasi nasional yang substanstif.

Untuk pembentukan pemerintahan transisi, Presiden dapat memutuskan pemerintahannya sebagai pemerintahan transisi dengan membentuk komite atau presidium. Hal ini berjalan hingga terbentuknya pemerintahan hasil pemilu.

 

Penulis adalah Aktivis Kemanusiaan


banner
NASIONAL
img
Jumat, 02 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengikuti Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI yang diikuti sekitar 2.000 peserta, terdiri atas anak yatim, Komcad, prajurit...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R dan para Kepala Staf Angkatan menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, S.A.B., M.A. memimpin Sidang Pantukhir Tahap II Penerimaan Perwira PSDP Penerbang TNI Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Aula...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari yang diterapkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan kepastian waktu dalam proses balik nama sertipikat tanah. Layanan ini menargetkan...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Mabes TNI menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang dipimpin Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M.,...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Kalbar - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam acara penganugerahan Satyalancana Dharma Samudera kepada 361 personel Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF)...

MEDIA INDONESIA NEWS