bendera

Sabtu, 12 September 2026    11:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


DPRD Bangli Soroti Kenaikan Belanja Modal Rp26 Miliar, Infrastruktur Jadi Prioritas


JroBudi,    09 September 2026,    22:01 WIB

DPRD Bangli Soroti Kenaikan Belanja Modal Rp26 Miliar, Infrastruktur Jadi Prioritas
istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: DPRD Kabupaten Bangli menegaskan bahwa penyesuaian APBD Perubahan 2026 harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat. Di tengah penurunan pendapatan daerah dan efisiensi belanja, alokasi belanja modal justru ditingkatkan lebih dari Rp26 miliar untuk memperkuat pembangunan infrastruktur.


Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika saat memimpin Sidang Paripurna pembahasan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2026 bersama Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Senin (7/9).

Dalam pembahasan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan turun lebih dari Rp22 miliar, dari sekitar Rp1,27 triliun menjadi Rp1,25 triliun. Penurunan terutama berasal dari pendapatan transfer pemerintah pusat yang berkurang lebih dari Rp23 miliar, dari sekitar Rp974 miliar menjadi sekitar Rp951 miliar.

Kondisi tersebut, menurut Suastika, harus menjadi momentum bagi Bangli untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah. Terlebih, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalami peningkatan lebih dari Rp1 miliar dan menembus angka di atas Rp300 miliar.


“Kenaikan PAD ini harus diiringi dengan perbaikan kualitas pelayanan dan tata kelola yang transparan, bukan sekadar memperbesar pungutan kepada masyarakat,” tegas Suastika.

Ia mengatakan penguatan fiskal tidak dapat hanya mengandalkan transfer pemerintah pusat. Pemerintah daerah bersama DPRD perlu mendorong sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yang berasal dari potensi daerah sendiri.

Sejumlah sektor yang dinilai strategis antara lain pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengembangannya membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, desa, serta lembaga adat.

Belanja Modal Tetap Diperkuat

Dari sisi belanja, total anggaran daerah mengalami penurunan lebih dari Rp26 miliar sebagai bagian dari kebijakan efisiensi dan penajaman program.

Namun, efisiensi tersebut tidak membuat belanja modal ikut ditekan. Sebaliknya, belanja modal mengalami peningkatan signifikan lebih dari Rp26 miliar.

Tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur, khususnya jalan, jaringan, dan irigasi.

Suastika menilai kebijakan tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat Bangli karena pembangunan infrastruktur memiliki dampak langsung terhadap mobilitas warga dan produktivitas ekonomi, terutama sektor pertanian.

“Jalan yang baik memudahkan mobilitas warga, irigasi yang memadai meningkatkan hasil pertanian. Inilah yang menjadi harapan masyarakat, dan APBD harus benar-benar menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Suastika.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak boleh dipandang semata sebagai proyek fisik. Infrastruktur yang memadai dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya transportasi, meningkatkan konektivitas antarkawasan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, DPRD Bangli akan memastikan setiap penyesuaian anggaran tetap diarahkan kepada program yang memberikan manfaat nyata dan terukur bagi masyarakat.

Suastika juga mengingatkan seluruh pihak agar pelaksanaan APBD Perubahan tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Ia menegaskan APBD tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif pemerintah daerah, tetapi harus menjadi instrumen pembangunan yang mampu menjawab persoalan dan kebutuhan masyarakat.

“APBD harus benar-benar bermanfaat untuk rakyat. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan dampak bagi masyarakat Bangli,” tegasnya.

Dengan kondisi fiskal yang menghadapi tekanan akibat penurunan transfer pusat, DPRD dan Pemkab Bangli dituntut semakin selektif dalam menentukan prioritas. Penguatan PAD, efisiensi belanja, serta peningkatan investasi pada infrastruktur produktif menjadi bagian dari strategi menjaga pembangunan daerah tetap berjalan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat. (JB)


banner
NASIONAL
img
Jumat, 11 September 2026
Jakarta-Medaindonesianews.com: Penerapan Layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) dengan target penyelesaian maksimal 10 hari kerja mulai mendorong perubahan pola kerja Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Setiap tahapan dituntut bergerak cepat agar...
img
Jumat, 11 September 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kedua puluh delapan, Jumat (11/9/2026). TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan untuk membantu masyarakat di sejumlah wilayah terdampak....
img
Jumat, 11 September 2026
Banten - TNI terus mendukung pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau sekaligus pelaksanaan pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak di wilayah Perairan Selat Sunda. Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan unsur...
img
Jumat, 11 September 2026
Manggarai, mediaindonesianews.com - Pusat Psikologi TNI (Puspsi TNI) memberikan pendampingan psikologis melalui kegiatan trauma healing kepada anak-anak penyintas gempa bumi di SDK Wancang, Desa Ladur, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa...
img
Jumat, 11 September 2026
Martapura - Suasana hangat mewarnai Sports and Cultural Day yang menjadi puncak kebersamaan personel militer peserta Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield 2026. Wakil Komandan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang...
img
Jumat, 11 September 2026
Kalbar - TNI melalui Tim Penyuluhan Pencegahan Karhutla Mabes TNI melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Desa Sungai Toman, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa...

MEDIA INDONESIA NEWS