bendera

Senin, 19 Oktober 2026    07:07 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Pasien Positif Covid-19 Meninggal Banyak Diusia 30-59 Tahun


dee maz,    28 April 2020,    20:03 WIB

Pasien Positif Covid-19 Meninggal Banyak Diusia 30-59 Tahun

MINews – Jakarta : Pemerintah Kembali mengumumkan data terbaru kasus Covid-19 pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Selasa (28/4). Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan bahwa jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal terbanyak di rentang usia 30-59 tahun.


“Kalau kita perhatikan pada distribusi umur pasien meninggal, terbanyak ada di rentang usia Lansia,” kata dr. Achmad.

Secara rinci, rentang usia pasien positif Covid-19 yang meninggal antara lain 0-4 tahun 2 orang, 5-14 tahun 3 orang, 15-29 tahun 19 orang, 30-59 tahun 351 orang, 60-79 tahun 302 orang, di atas 80 tahun 27 orang.

“Kami masih melakukan verifikasi untuk data usia pada 69 orang yang datanya masih akan kami verifikasi ke rumah sakit,” ujarnya.


Di samping itu, Ia menjelaskan hingga hari ini sudah ada 48 laboratorium yang aktif untuk pemeriksaan PCR. Laboratorium tersebut terdiri dari laboratorium di perguruan tinggi, laboratorium jajaran Kementerian Kesehatan, laboratorium Kesehatan Daerah, dan beberapa laboratorium di rumah sakit.

Dari 48 laboratorium itu telah berhasil memeriksa sebanyak 79.618 spesimen dari 62.544 orang. hasilnya sebanyak 9.511 pasien positif Covid-19, 1.254 pasien sembuh, dan 773 pasien meninggal.

Namun demikian, patut disyukuri bahwa pasien sembuh sudah cukup banyak. Di DKI Jakarta pasien sembuh mencapai 363 orang, Jawa Timur 144 orang, Sulawesi Selatan 108 orang, Jawa Barat 103 orang, Jawa Tengah 89 orang, dan sisanya tersebar di 29 provinsi.

Saat ini telah tercatat ODP sebanyak 213.644, dan PDP sebanyak 20.428 yang tersebar di 297 kabupaten/kota di seluruh provinsi.

Pemerintah meminta masyarakat untuk berperan dalam penanggulangan Covid-19 di Indonesia dengan memutus rantai penularan. Karena itu pemerintah mengimbah masyarakat untuk tidak berpergian jika tidak terlalu penting, tidak mudik, dan tetap produktif di rumah.

“Ini jadi penting karena kita harus tetap menjaga diri kita sendiri dan orang lain, menjaga kampung kita tetap sehat. Oleh karena itu mari kita jadi teladan menyelamatkan keluarga, tetangga, dan orang lain,” ucap dr. Achmad.


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan infiltrasi bawah air dalam simulasi penyiapan pantai pendaratan...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Bali - KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II bersama Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal melaksanakan latihan unsur laut dengan tiga kapal perang Angkatan Bersenjata Australia...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...

MEDIA INDONESIA NEWS