bendera

Senin, 31 Agustus 2026    12:38 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Padamkan Bara di Balik Gambut, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Jaga Permukiman Dari Ancaman Karhutla


Badarudin,    31 Agustus 2026,    08:12 WIB

Padamkan Bara di Balik Gambut, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Jaga Permukiman Dari Ancaman Karhutla
Padamkan Bara di Balik Gambut, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Jaga Permukiman Dari Ancaman Karhutla

Banjarbaru – Kobaran api boleh mereda, namun perjuangan Satgas Darat Karhutla Lanud Sjamsudin Noor belum berakhir. Personel kembali diterjunkan untuk menangani bara api yang masih tersimpan di lahan gambut sekitar titik area embung Jokowi dan komplek GMR Aeropolis 2 Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, Minggu (30/08/2026).


Di lokasi, personel menghadapi kondisi lahan yang masih mengeluarkan asap. Meski tidak lagi terlihat kobaran besar, panas dan bara yang berada didalam lapisan gambut menjadi ancaman tersendiri karena sewaktu-waktu dapat kembali menyala dan memicu kebakaran baru. Dengan sigap, personel menyisir area terdampak dan mencari titik-titik yang masih menyimpan panas. Air diarahkan ke bagian lahan yang masih berasap dan panas untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan, memastikan bara di dalam gambut dapat ditekan.

Penanganan lahan gambut membutuhkan perhatian khusus. Bara dapat merambat di bawah permukaan dan muncul kembali di lokasi yang berbeda. Karena itu, personel tidak hanya memadamkan bagian yang terlihat, tetapi juga melakukan pembasahan secara menyeluruh pada area yang dinilai masih berpotensi menyimpan bara.

Kondisi lokasi yang berada di kawasan permukiman membuat proses pemadaman dilakukan dengan cepat dan terukur. Personel berupaya memastikan api tidak merambat ke area sekitar yang dapat membahayakan rumah dan aktivitas masyarakat.


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Darat Karhutla Lanud Sjamsudin Noor dalam membantu mengendalikan karhutla. Bersama unsur terkait dan masyarakat, personel terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan asap untuk mencegah munculnya kembali api. Bukan hanya kobaran yang menjadi sasaran. Bara yang tersembunyi di dalam gambut pun terus diburu dan didinginkan. Langkah ini penting untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Melalui pemadaman dan pembasahan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan potensi munculnya kembali titik api dapat ditekan, penyebaran asap dapat diminimalkan, serta keamanan masyarakat di sekitar tetap terjaga. (Pen Lanud Sjamsudin Noor)

 


banner
NASIONAL
img
Minggu, 30 Agustus 2026
Jakarta - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Patung Kuda Monas, Bundaran HI, dan Gelora Bung Karno,
img
Minggu, 30 Agustus 2026
Jakarta - Memasuki hari keenam belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/8/2026), TNI mengerahkan 8.126 personel untuk membantu masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Personel melaksanakan berbagai
img
Minggu, 30 Agustus 2026
Jakarta – Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia kembali mengharumkan dan mengibarkan bendera Merah Putih di kancah dunia pada kejuaraan “2026 China Open Taekwondo Championship” yang dilaksanakan di Hunan, China, pada 23
img
Minggu, 30 Agustus 2026
Palembang - TNI mengerahkan 248 personel tambahan sebagai penyuluh untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra. Sebanyak 209 personel diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju
img
Minggu, 30 Agustus 2026
Jakarta - Mediaindonesianews.com: Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan
img
Minggu, 30 Agustus 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menambah jumlah  personel penyuluh untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan. Sebanyak 308 personel penyuluh diberangkatkan

MEDIA INDONESIA NEWS