bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    04:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Di NTT Jumlah Babi Ternak Tembus Jutaan Ekor


Ahmad Furqon,    29 Agustus 2018,    14:42 WIB

Di NTT Jumlah Babi Ternak Tembus Jutaan Ekor

Kupang - Populasi ternak babi yang tersebar di 22 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga akhir 2017 tercatat sebanyak 2.073.446 ekor. Jumlah populasi ternak babi tersebut meningkat dibanding tahun 2016 sebanyak 1.845.408 ekor.


"Populasi ternak babi di NTT selama 11 tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2006, populasi babi tercatat sebanyak 1.385.961 ekor, meningkat menjadi 1.669.705 pada tahun 2011 dan menjadi 1.845.408 pada tahun 2016 dan tahun 2017 sebanyak 2.073.446," kata Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dany Suhadi, Kupang, Senin, 27 Agustus 2018.

Dia menuturkan jumlah babi yang dipotong setiap tahun terus meningkat selama 11 tahun terakhir ini.

Pada tahun 2006, jumlah ternak babi yang dipotong sebanyak 597.696 ekor, meningkat menjadi 788.229 ekor pada tahun 2011, dan 792.295 ekor pada tahun 2016 dan 811.265 ekor pada tahun 2017.


Ia mengatakan produksi daging babi pada tahun 2011 tercatat 26.605.080 kg, meningkat menjadi 32.682.170 kg pada tahun 2016 dan menjadi 33.464.681 kg pada tahun 2017.

"Jadi rata-rata produksi daging babi setiap bulan mencapai 2.788.723 kg," katanya.

Dia menambahkan, konsumsi daging babi di NTT terbanyak yakni 50 persen, disusul unggas 25 persen, daging sapi 18 persen, kambing dua persen, kerbau dua persen dan kuda serta domba masing-masing satu persen.

Menurut dia, pendorong usaha ternak babi di provinsi berbasis kepulauan itu adalah dukungan faktor sosial dan budaya. Bagi orang NTT, pesta tanpa daging babi ibarat sayur tanpa garam.

Faktor lain adalah kebutuhan daging babi meningkat seiring dengan makin banyaknya rumah makan se'i babi, babi tore, roti babi, sate babi dan bakso babi di daerah tersebut.

"Setiap hari bisa 100 ekor babi di potong untuk memenuhi kebutuhan rumah makan," katanya.

Dany menuturkan faktor pendorong lain adalah usaha ternak babi menguntungkan secara finansial. Perputaran uang cash flow cepat karena bibit babi berusia dua bulan bisa dipotong pada usia delapan bulan dan menjadi sumber pendapatan rumah tangga.


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS