bendera

Kamis, 04 Juni 2026    06:34 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Jelang HUT RI ke-80, Prof Didin: Demokrasi Politik Indonesia Belum Mampu Menjawab Tantangan Ekonomi


ips,    10 Agustus 2025,    17:33 WIB

Jelang HUT RI ke-80, Prof Didin: Demokrasi Politik Indonesia Belum Mampu Menjawab Tantangan Ekonomi
istimewa

Jakarta-Medaindonesianews.com: Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, refleksi terhadap perjalanan demokrasi bangsa kembali mencuat. Ketua Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO), Prof Didin, menilai capaian demokrasi politik Indonesia belum memberi dampak berarti bagi perbaikan kondisi ekonomi masyarakat.


Jelang HUT RI ke-80, Prof Didin: Demokrasi Politik Indonesia Belum Mampu Menjawab Tantangan Ekonomi

Menurutnya, sejak era reformasi, Indonesia telah mencatatkan sejumlah kemajuan dalam demokrasi politik, seperti pelaksanaan pemilihan presiden langsung, otonomi daerah, pilkada, hingga pilkada serentak. Namun, capaian tersebut dinilai belum berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyat.

“Sejatinya demokrasi itu tidak hanya menyangkut politik, tapi juga ekonomi. Sayangnya, pasca reformasi ini, demokrasi politik belum terhubung dengan perbaikan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Prof Didin juga menyoroti kebijakan pembangunan infrastruktur masif di era Presiden Joko Widodo yang dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. “Ekonomi kita masih berada di level mediocre. Pertumbuhan ekonomi pernah menyentuh 6 persen di era SBY, lalu rata-rata 5 persen di era Jokowi, tapi hasilnya terakumulasi pada kelompok kecil, yaitu oligarki bisnis,” jelasnya.


Ia menilai kondisi ini diperparah oleh desain UU Politik dan UU Pemilu yang membuka ruang bagi para pengusaha untuk membiayai kelompok politik. Hubungan transaksional ini, menurutnya, membuat banyak pejabat terjerat kepentingan bisnis dan korupsi. “Oligarki bisnis bekerja sama dengan oligarki politik. Tidak heran jika indeks oligarki kita bisa menjadi yang terburuk,” tegasnya.

Lebih jauh, Prof Didin mengungkapkan bahwa kesenjangan ekonomi kian menganga. Data menunjukkan, jumlah orang miskin masih tinggi, sementara segelintir orang kaya Indonesia justru masuk jajaran terkaya dunia, seperti Low Tuck Kwong, Prayogo Pangestu, serta kakak-beradik Michael dan Budi Hartono.

“Faktanya, kelompok kaya semakin kaya, sementara masyarakat miskin semakin terdesak,” pungkasnya.

Pandangan ini menjadi pengingat bahwa menjelang delapan dekade kemerdekaan, pekerjaan rumah Indonesia bukan hanya menjaga demokrasi politik, tetapi juga memastikan demokrasi ekonomi yang mampu menghadirkan kesejahteraan merata bagi seluruh rakyat. (Ips)


banner
NASIONAL
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Negara Qatar,
img
Selasa, 02 Juni 2026
Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-60, Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan Vaksinasi Campak
img
Senin, 01 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.d. 2019, Almarhum

MEDIA INDONESIA NEWS