bendera

Kamis, 04 Juni 2026    06:28 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Tingginya Biaya Politik Indonesia, Hambat Pembangunan Ekonomi


Tim Red,    21 Agustus 2025,    14:20 WIB

Tingginya Biaya Politik Indonesia, Hambat Pembangunan Ekonomi
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Di usia ke-80 tahun kemerdekaan Indonesia, pakar ekonomi senior dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) sekaligus Ketua Dewan Pakar ASPRINDO, Prof. Didin S. Damanhuri, menyoroti mahalnya biaya politik yang terjadi pascareformasi. Menurutnya, fenomena tersebut telah menghancurkan fondasi pembangunan ekonomi nasional.


Tingginya Biaya Politik Indonesia, Hambat Pembangunan Ekonomi

“Setelah reformasi, politik di Indonesia berubah menjadi transaksional dan sarat politik uang. Menurut penelitian, vote buying di Indonesia adalah yang tertinggi di dunia,” ujar Prof. Didin dalam acara Indef dan Insan Cita, Kamis (21/8).

Ia menilai, political cost yang sangat tinggi membuat demokrasi Indonesia masih bersifat prosedural, bukan substansial. Dampaknya, cita-cita demokrasi ekonomi, supremasi hukum, kesejahteraan, dan keadilan sosial yang diamanatkan konstitusi sulit terwujud.

“Pertumbuhan ekonomi pascareformasi hanya berkisar 5 persen, lebih rendah dibanding sebelum reformasi yang mencapai 7,5 persen. Ironisnya, pertumbuhan ini hanya terkonsentrasi pada 5 persen kelompok superkaya akibat terjadinya perkawinan antara oligarki bisnis dan oligarki politik,” tegasnya.


Kondisi tersebut, lanjut Didin, menghambat implementasi berbagai program ekonomi rakyat yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti MBG Kopdes, swasembada pangan, dan kemandirian energi. Bahkan, anggaran negara semakin terbebani akibat belanja besar, termasuk rencana pembelian pesawat generasi kelima dari Turki dan Korea Selatan.

“Untuk membiayai itu semua, Menteri Keuangan harus menambah utang. Data menunjukkan, utang luar negeri Indonesia pada 2024 sudah mencapai Rp10.350 triliun. Ini membuat kondisi fiskal, moneter, dan perbankan semakin terbatas,” jelas Guru Besar IPB itu.

Selain faktor biaya politik dan oligarki, Didin juga menilai banyaknya vested interest serta inkompetensi birokrasi semakin memperparah keadaan.

Sebagai solusi, ia mendorong adanya re-orientasi pembangunan ekonomi politik yang berfokus pada GDP oriented namun sehat dan berkelanjutan. Dengan model itu, Indonesia dapat melahirkan pelaku bisnis yang efisien, politisi yang negarawan, dan masyarakat sipil yang produktif.

“Itu sudah terbukti di negara-negara dengan demokrasi matang, seperti Skandinavia dan Jepang, yang bisa menjadi benchmark kita,” katanya.

Didin menegaskan, pertumbuhan ekonomi harus diimbangi dengan prinsip with equity agar tidak dikuasai oligarki. “Oligarki politik dan ekonomi harus bertransformasi menjadi aktor demokrasi. Dengan begitu, 40 persen masyarakat terbawah akan terangkat kesejahteraannya dan tidak termarginalisasi,” pungkasnya.***


banner
NASIONAL
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Negara Qatar,
img
Selasa, 02 Juni 2026
Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-60, Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan Vaksinasi Campak
img
Senin, 01 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.d. 2019, Almarhum

MEDIA INDONESIA NEWS