Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Surakarta-mediaindonesianews.com: Taruna Siaga Bencana (Tagana) Surakarta tetap menjalankan dapur umum meski tempat isolasi pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) di Solo Techno Park (STP) sudah kosong.
“genap 42 hari kita menjalankan dapur umum untuk memback up logistik para petugas kesehatan dan petugas satgas Covid-19 dalam rangka karantina Covid-19 di KUMKM Plut Jebres Surakarta.” Ujar Nofan Sukendi, Sekretaris Tagana Surakarta, Rabu (11/8)
Lebih lanjut dikatakan Nofan, meski di Solo Techno Park kosong, namun Rumah Sakit Lapangan di Beteng Vastenburg masih berjalan dan Tagana tetap memproduksi logistik.
“Tagana Surakarta masih diperintahkan untuk memproduksi logistik 300 box/hari untuk memenuhi kebutuhan makanan para petugas kesehatan di Rumah Sakit Lapangan dan satgas Covid-19. Teman2 Tagana Surakarta masih tetap menjaga kondisi dan kesehatan serta istirahat yang cukup untuk selalu siaga apabila terjadi lonjakan kembali kasus Covid-19 di Kota Solo.” katanya.
Sementara itu Bendahara Tagana Surakarta, Budi Solehan mengatakan bahwa, tiga hari yang lalu pihak Tagana sudah membongkar tenda darurat di 5 rumah sakit dan 1 di Solo Techno Park dikarenakan pasien Covid-19 di Solo sudah beranjak turun.
“kemarin tenda sudah kita bongkar karena pasien isolasi di beberapa tempat sudah kosong. Semoga khasus pandemi ini benar2 lekas selesai, karena Tagana Surakarta juga harus menyiapkan diri apabila sewaktu waktu tugas Gunung Merapi memanggil” jelasnya. (Sendi)