bendera

Selasa, 07 April 2026    01:05 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


IWPG Adakan “International Women’s Peace Lecturer Network”


ipungs,    01 Oktober 2021,    21:00 WIB

IWPG Adakan “International Women’s Peace Lecturer Network”
05 PLTE graduates signed the Resolution at the 1st ‘International Women’s Peace Lecturer Network’ hosted by IWPG. (Provided by IWPG)

Seoul-mediaindonesianews.com: International Women's Peace Group (IWPG) yang di Ketuai Hyun Sook Yoon mengadakan “International Women's Peace Lecturer Network” yang pertama secara online pada (30/9). Acara yang mengangkat tema “Kekuatan Perempuan untuk Memimpin Dunia yang Damai Berkelanjutan” ini, dihadiri oleh 600 pemimpin perempuan dari Korea dan luar negeri, termasuk mereka yang menyelesaikan Peace Lecturer Training Education (PLTE).


IWPG Adakan “International Women’s Peace Lecturer Network”

Pendidikan Pelatihan Pengajar Perdamaian Perempuan (PLTE) pertama kali dimulai di Seoul, Korea pada tahun 2017 dan telah tersebar di 21 negara (China, Nigeria, India, Timor Leste, Jerman, Myanmar, dan 15 lainnya) pada tahun 2018 dengan 10 pelajaran pelatihan. 

Pada tahun 2019, 60 lulusan pertama dihasilkan dari 7 negara antara lain Cina, Ethiopia, dan Irak.  Pada tahun 2020, terdapat 640 lulusan dari 11 negara.  Pada tahun 2021, ada 640 lulusan dan 430 peserta pelatihan yang menunggu penyelesaian dengan total 1.080 pengajar perdamaian perempuan di 77 negara.

Perdamaian dimulai dengan 'aku' dan menyebar ke keluarga, tetangga, masyarakat, negara, dan dunia.  Ini adalah inti dari PLTE. Menyatukan 3,9 miliar perempuan di seluruh dunia melalui PLTE, dan terus menanam benih perdamaian sebagai pemimpin perempuan, menjadi alasan diadakannya International Women's Peace Lecturer Network yang pertama ini.


IWPG Adakan “International Women’s Peace Lecturer Network”

Pada acara tersebut, Kurdistan Abdulaziz Nabi, pekerja sosial dari Irak, Jung Shik Lee, Direktur Jenderal Departemen Pendidikan Perdamaian di IWPG Cabang Daejeon Chungcheong Korea, dan Viktorija Mousa, Pendiri Touring School dari Belanda, mempresentasikan studi kasus dengan informasi tentang implementasi, peningkatan, dan pengumuman rencana masa depan untuk PLTE.

Kurdistan Abdulaziz Nabi mengatakan bahwa, awalnya, para peserta mengira tidak ada cara untuk mencapai perdamaian karena mereka dilahirkan dalam konflik dan perang.

“Saya belajar bagaimana mewujudkannya dan meminimalkan konflik.” katanya

Sementara itu Direktur Jeong Shik Lee menjelaskan bahwa, cabang Daejeon Chungcheong di Korea Selatan telah melatih 61 pengajar perdamaian dari Februari hingga September 2021.

“Upacara kelulusan diadakan pada 11 September, hari yang banyak diingat sebagai teror 9/11. Namun, hal itu akan dikenang sebagai hari yang terlahir kembali sebagai perdamaian.” Ujarnya.

Sedangkan Viktorija Mousa menjelaskan bahwa, respons mahasiswa luar biasa, ada yang menangis haru, ada yang ingin bangkit dan mengungkapkan tekadnya pada diri sendiri, untuk hidup dan damai.

“Kami berdiskusi dan mempraktikkan toleransi dan rasa hormat bahkan ketika kami berbeda dari yang lain.” Jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh wisudawan PLTE menandatangani 'Resolusi Pengajar PLTE', dan Ejura Okpanachi dari Jerman membacakan resolusi tersebut atas nama wisudawan.

Dengan “International Women's Peace Lecturer Network” yang pertama ini sebagai batu loncatan, IWPG akan membentuk jaringan pengajar dari masing-masing negara. Diumumkan bahwa IWPG akan terus mengadakan webinar pengajar dan mengadakan PLTE dalam bahasa lokal untuk mempromosikan dan mendidik perempuan di seluruh dunia untuk lebih berpartisipasi secara sukarela dalam pendidikan perdamaian perempuan. (ips)


banner
NASIONAL
img
Senin, 06 April 2026
Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah tiga prajurit terbaik TNI yang gugur dalam penugasan Misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yakni Mayor Inf
img
Senin, 06 April 2026
Bandung - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Upacara Pemakaman Militer Mayor Inf (Anm.) Zulmi Aditya Iskandar yang gugur dalam penugasan Misi United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL). Pemakaman
img
Jumat, 03 April 2026
Lebanon - United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyelenggarakan upacara Memorial Service sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian dunia di
img
Jumat, 03 April 2026
Jakarta - Dalam rangka mempererat kemitraan strategis dan diplomasi militer antara Indonesia - Malaysia, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM), Jeneral Datuk
img
Jumat, 03 April 2026
Jakarta - Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ibu Asuh Wanita TNI Ny. Evi Agus Subiyanto memimpin langsung kegiatan donor darah serentak dalam rangka Apel Bersama Wanita TNI dan peringatan HUT
img
Kamis, 02 April 2026
Sulut - Reaksi cepat TNI ditunjukkan dengan segera mengerahkan prajurit pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). Melalui prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI

MEDIA INDONESIA NEWS