bendera

Selasa, 07 April 2026    03:04 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Pasukan Khusus TNI AL Berhasil Menyusup ke Negara Musuh


Tim Red,    23 Oktober 2021,    12:03 WIB

Pasukan Khusus TNI AL Berhasil Menyusup ke Negara Musuh
Pasukan Khusus TNI AL Berhasil Menyusup ke Negara Musuh

Surabaya-mediaindonesianews.com: Dalam upaya meningkatkan dan mempertahankan profesionalisme sebagai pasukan khusus, baik dalam mendukung OMP (Operasi Militer Perang), maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) maka Satuan Kapal Selam (Satsel) bersama Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada II menggelar Latihan Peluncuran Perenang Tempur dari kapal selam KRI Ardadedali-404, Kamis (21/10).


Pasukan Khusus TNI AL Berhasil Menyusup ke Negara Musuh

Latihan dilaksanakan selama lima hari,tepatnya dari tanggal 18 hingga 22 Oktober 2021. Selama 2 dua hari para peserta mendapatkan teori dan familiarisasi peralatan, baik yang dimiliki kapal selam maupun peralatan selam yang digunakan dalam pelaksanaan combat diver.  Hari ke-3 sampai ke -5, peserta melaksanakan praktek di KRI Ardadedali-404 yang merupakan kapal selam kelas Nagapasa.

Terpisah, Pangkoarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, SH., M.AP., M.Tr.(Han) mengungkapkan bahwa Latihan ini merupakan bagian dari pembinaan operasi dan latihan Koarmada II,  yang dilaksanakan setiap tiga bulanan. 

"Hal ini adalah wujud konsistensi sebagai pasukan khusus prajurit matra laut yang selalu siap untuk digerakkan kapan saja dibutuhkan," ungkap Pangkoarmada II. 


Pasukan Khusus TNI AL Berhasil Menyusup ke Negara Musuh

Sementara itu dalam skenario latihan, kapal selam diperintahkan melaksanakan operasi infiltrasi pasukan khusus ke negara musuh. Dimana kapal selam duduk dasar pada perairan negara musuh dengan kedalaman 15 meter dengan jarak ke titik pantai negara musuh sekitar 2 Nm. Kemudian pasukan khusus diluncurkan melalui tabung torpedo (petor), cooning tower dan sidehatch dari kapal selam. 

"Ini dilakukan pada malam hari dengan senyap dan tanpa diketahui oleh musuh. Latihan ini membutuhkan kemampuan khusus bagi pengawak kapal selam serta perenang tempur, kesigapan, kecepatan dan kerahasiaan dalam melaksanakan tugas ini," terang Laksda Iwan. 

Lebih lanjut menurutnya, kondisi mental dan fisik yang kuat bagi seorang prajurit pasukan khusus sangat diperlukan dalam mendukung kesuksesan dan keberhasilan operasi.

"Sebagai seorang prajurit khusus matra laut, latihan merupakan suatu nafas bagi mereka demi menjaga profesionalisme tiap individu sehingga mampu mendukung tugas khusus yang diberikan oleh TNI Angkatan Laut demi menjaga kedaulatan NKRI", pungkas orang nomor satu di jajaran Koarmada II.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 06 April 2026
Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah tiga prajurit terbaik TNI yang gugur dalam penugasan Misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yakni Mayor Inf
img
Senin, 06 April 2026
Bandung - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Upacara Pemakaman Militer Mayor Inf (Anm.) Zulmi Aditya Iskandar yang gugur dalam penugasan Misi United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL). Pemakaman
img
Jumat, 03 April 2026
Lebanon - United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyelenggarakan upacara Memorial Service sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian dunia di
img
Jumat, 03 April 2026
Jakarta - Dalam rangka mempererat kemitraan strategis dan diplomasi militer antara Indonesia - Malaysia, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM), Jeneral Datuk
img
Jumat, 03 April 2026
Jakarta - Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ibu Asuh Wanita TNI Ny. Evi Agus Subiyanto memimpin langsung kegiatan donor darah serentak dalam rangka Apel Bersama Wanita TNI dan peringatan HUT
img
Kamis, 02 April 2026
Sulut - Reaksi cepat TNI ditunjukkan dengan segera mengerahkan prajurit pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). Melalui prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI

MEDIA INDONESIA NEWS