bendera

Selasa, 07 April 2026    03:04 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Sultan Pontianak Berikan Klarifikasi Terkait Insiden


Budi,    05 November 2021,    18:34 WIB

Sultan Pontianak Berikan Klarifikasi Terkait Insiden
Sultan Pontianak Berikan Klarifikasi Terkait Insiden

Pontianak-mediaindonesianews.com: Sultan Pontianak, Syarif Melvin Alkadrie memberikan klarifikasi terkait dugaan keributan yang terjadi pada 31 Oktober 2021 lalu. Saat ditemui di kediamanya, Sultan Melvin mengatakan, sebelumnya ia memang memilih untuk diam selama beberapa waktu, sejak kejadian tersebut. Ia mengatakan, tak ada satu orang pun yang bertabayyun terlebih dahulu kepada pihaknya, terkait hal tersebut.

“Adalah penting bagi saya mengklarifikasi segala pertanyaan, aduan dan keluhan di dalam dan di luar pagar istana Kadriah Kesultanan Pontianak. Semoge klarifikasi ini tidak lagi memunculkan dugaan-dugaan di tengah masyarakat, khususnya umat Islam, di manapun berada,” jelas Sultan Melvin, Jumat, (5/11).

“Adalah dayus bagi saya, apabila mengungkapkan hal-hal terkait kehidupan rumah tangga saya sebelumnya. Saye menjaga dosa besar, untuk diri saya sendiri, keluarga, dan umat. Agar kita selamat dunia, selamat juga di akhirat, maka saya memilih diam selama beberape waktu, sejak hal yang dikatakan memalukan oleh orang-orang, yang tak satupun bertabayyun terlebih dahulu kepade saya, bagaimana sebenarnya,” lanjutnya.

Sultan mengatakan, sudah hampir 2 kali Muharram, tak pernah ada lagi hubungan selayaknya suami istri, yang sesuai syariah, antara dirinya dan mantan istri.

“Terhitung sejak memasuki bulan Sya’ban 1443 hijriyah (13 Maret 2021), mantan istri saya meninggalkan rumah kediaman kami bersama di sini, tanpa sepengetahuan saya. Dan tidak pernah kembali lagi ke rumah ini,” ucapnya,

“Menghormati beliau sebagai perempuan, hal-hal terkait kehidupan di dalam waktu tersebut, biarlah menjadi rahasia kami waktu masih bersama. Semoga Allah mengampuni saya, dan Allah juga mengampuni beliau, aamiin ya rabbal alamiin,” paparnya.

Sultan Ke-9 Kota Pontianak ini menjelaskan, terkait peristiwa di Istana Kadriah Pontianak pada 31 Oktober 2021, ia mengatakan tak ada satupun pelanggaran pada saat acara digelar, hingga selesai.

“Tidak ada satupun pelanggaran terhadap syari’at Islam, baik yang termaktub di dalam al quran dan hadits-hadits Rasulullah, serta mazhab para salafussalih, hingga acara selesai. Sebab jika dikatakan harus sesuai adat istiadat kesultanan Pontianak, maka ketahuilah, bahwa yang dimaksud induk adat istiadat kesultanan Pontianak adalah al quran dan sunnah, dan tidak ada ketentuan lain selain itu di dalam adat istiadat kesultanan Pontianak,” ungkapnya.

Namun, diakui Sultan Melvin, dalam beberapa menit, terdapat insiden yang dilakukan mantan istrinya, yakni Ratu Nina Widiastuti, yang ia sebut sudah bukan istri sahnya secara hukum Islam.

“Pada hari itu, tidak ada kegiatan memakan dan meminum apa yang diharamkan, tidak ada prosesi yang melanggar hukum Allah, tidak ada hal-hal yang mempermalukan leluhur kami Sayyidina Muhammad Rasulullah. Dari awal acara dimulai sampai selesai, kecuali adanya insiden beberapa menit, yang dilakukan oleh mantan istri, yang secara hukum Islam, berdasarkan al quran dan sunnah, sudah bukan lagi istri sah saya. Berdasarkan ketentuan syara’ tersebut, saye memohon ampun kepada Allah dan rasulnya, sebab perceraian adalah hal yang dibenci oleh Allah,” paparnya.

Sultan juga meminta maaf kepada seluruh keluarga besar kesultanan Pontianak yang hadir pada acara.

"Khususnya pada om dan tante-tante saya yang saya muliakan serta para pangeran dan para ratu yang ada di dalam dan di luar singgasana. Bapak Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Datuk I Puatta La Nyalla Mattalitti, Ibunda Datin Seri Yani Kuswodidjoyo, para anggota DPD RI yang hadir, Bupati Penajam Paser Utara, Walikota Balikpapan, Wadan Lantamal, Pangdam XII Tanjungpura dan seluruh pejabat undangan kehormatan yang hadir dari berbagai unsur" pungkasnya (Bud)


Sultan Pontianak Berikan Klarifikasi Terkait Insiden



banner
NASIONAL
img
Senin, 06 April 2026
Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah tiga prajurit terbaik TNI yang gugur dalam penugasan Misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yakni Mayor Inf
img
Senin, 06 April 2026
Bandung - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Upacara Pemakaman Militer Mayor Inf (Anm.) Zulmi Aditya Iskandar yang gugur dalam penugasan Misi United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL). Pemakaman
img
Jumat, 03 April 2026
Lebanon - United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyelenggarakan upacara Memorial Service sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian dunia di
img
Jumat, 03 April 2026
Jakarta - Dalam rangka mempererat kemitraan strategis dan diplomasi militer antara Indonesia - Malaysia, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM), Jeneral Datuk
img
Jumat, 03 April 2026
Jakarta - Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ibu Asuh Wanita TNI Ny. Evi Agus Subiyanto memimpin langsung kegiatan donor darah serentak dalam rangka Apel Bersama Wanita TNI dan peringatan HUT
img
Kamis, 02 April 2026
Sulut - Reaksi cepat TNI ditunjukkan dengan segera mengerahkan prajurit pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). Melalui prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI

MEDIA INDONESIA NEWS