Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluncurkan program Masyarakat Tanya ATR/BPN atau MasNya ATR/BPN pada Kamis (1/10). Program ini menjadi sarana komunikasi interaktif bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai prosedur, biaya, dan waktu pengurusan layanan pertanahan melalui siaran langsung (live) di akun TikTok resmi ATR/BPN.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Uunk Din Parunggi, mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur pelayanan pertanahan, khususnya pengurusan sertipikat tanah.
“MasNya ATR/BPN itu adalah masyarakat bertanya kepada ATR/BPN mengenai prosedur, biaya, waktu atau apa pun terkait dengan pengurusan sertipikat tanah. Jadi ini untuk mengedukasi masyarakat, agar masyarakat benar-benar paham ketika ke Kantor Pertanahan itu apa yang harus dilakukan,” ujar Uunk Din Parunggi di Media Center Kementerian ATR/BPN, Jakarta.
Menurut Uunk, program yang diinisiasi Biro Humas dan Protokol tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami proses pengurusan dokumen pertanahan secara langsung melalui informasi resmi pemerintah.
Selain itu, edukasi tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pihak ketiga yang menawarkan jasa percepatan atau kemudahan dalam pengurusan sertipikat tanah.
“Kita juga harapkan dengan adanya edukasi ini masyarakat bisa langsung datang sendiri ke Kantor Pertanahan dan sudah tidak merasa bingung,” katanya.
Disiarkan Setiap Hari Kerja
Program MasNya ATR/BPN disiarkan secara langsung melalui akun TikTok resmi Kementerian ATR/BPN setiap Senin hingga Jumat, pukul 09.00–11.00 WIB.
Dikemas dalam format dialog interaktif, program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung mengenai berbagai layanan pertanahan.
Dalam pelaksanaannya, siaran dipandu Muhammad Akbar dari Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN. Ia bertugas mengarahkan pembahasan dan membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, masyarakat dapat mencari penjelasan mengenai prosedur, estimasi waktu, serta biaya pengurusan sertipikat tanah dan berbagai hal lain yang berkaitan dengan pelayanan pertanahan.
Uunk mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut sebagai sarana memperoleh informasi resmi. Namun, ia menegaskan bahwa pertanyaan terkait informasi layanan perlu dibedakan dari pengaduan yang harus disampaikan melalui kanal khusus.
“Saya harapkan kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program MasNya ATR/BPN ini secara baik untuk menanyakan apa pun itu terkait dengan sertipikat tanah. Namun, lain halnya dengan pengaduan karena sudah ada kanalnya sendiri,” ujarnya.
Respons Positif pada Siaran Perdana
Pada pelaksanaan siaran perdana, program MasNya ATR/BPN mendapat respons dari masyarakat. Ratusan pengguna mengikuti siaran langsung dan menyampaikan komentar serta pertanyaan mengenai persoalan pertanahan yang mereka hadapi.
Salah satu peserta dari Jawa Timur, Mba’Cik Verandys, mengapresiasi penjelasan yang diberikan dalam siaran tersebut.
“Terima kasih penjelasannya, sangat jelas sekali. Saya dukung ini karena jadi transparan semua prosesnya,” ujarnya.
Peluncuran MasNya ATR/BPN menjadi salah satu upaya Kementerian ATR/BPN dalam memperluas akses informasi pelayanan pertanahan melalui platform digital. Melalui komunikasi langsung dengan masyarakat, program ini diharapkan membantu meningkatkan pemahaman mengenai prosedur layanan sekaligus mendorong transparansi informasi.
Masyarakat diimbau mengikuti siaran melalui akun TikTok resmi Kementerian ATR/BPN dan memanfaatkan sesi tanya jawab sesuai kebutuhan informasi pertanahan masing-masing.(red)