bendera

Senin, 20 April 2026    06:30 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Menko Polhukam Sebut Bernegara Adalah Fitrah


dee maz,    02 Februari 2020,    23:53 WIB

Menko Polhukam Sebut Bernegara Adalah Fitrah

Banten – MINews : Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD mengatakan bahwa bernegara itu adalah fitrah atau sesuatu yang tidak terhindarkan. Karena, menurutnya tidak ada seorang pun yang tidak hidup di sebuah negara.


“Setiap manusia hidup di dunia ini pasti hidup bernegara, tidak ada orang itu hidup di luar negara. Tidak ada orang hidup di dalam suatu distrik mana pun itu hidup di luar negara,” kata Menko Polhukam Moh. Mahfud MD pada Dialog Kebangsaan Kyai dan Tokoh Muda Banten Penggerak NU di Pandegalang, Banten, Minggu (2/2/2020).

“Sebagai orang Islam, kita mempunyai negara itu dengan demikian merupakan keniscayaan. Itulah sebabnya kita memiliki kewajiban menjaga negara kesatuan Republik Indonesia ini, wajib hukumnya,” lanjutnya.

Selain itu, Menko Polhukam juga menyampaikan bahwa sebagai warga negara kita memiliki kewajiban untuk mempertahankan negara ini apa adanya. Karena dulu ketika negara Indonesia didirikan, kita berusaha habis-habisan untuk merdeka.


“Lalu ada dua kelompok, kita mau mendirikan negara apa? Yang satu mengatakan, kita dirikan negara Islam, Dahrul Islam. Yang satu mengatakan, kita mendirikan negara kebangsaan, negara nasionalis. Yang Dahrul Islam mengatakan Islam mempunyai ajaran yang lengkap tentang bernegara. Yang satu mengatakan, saya juga orang Islam tapi saya ingin negara nasionalis, terbuka, karena di Indonesia ini banyak orang yang bukan agama Islam, ya bersatu lah kita,” ungkapnya.

Karenanya, Menko Polhukam melanjutkan, negara yang kita dirikan adalah negara kesepakatan atau negara perjanjian dimana kita berjanji akan mendirikan negara yang sama di dalam perbedaan suku dan agama.

Menko Mahfud menyampaikan bahwa ketika Nabi Muhammad dulu mendirikan Mekah, kebijakan yang dikeluarkan Nabi pada awal pemerintahannya adalah memberikan perlindungan kepada orang yang berbeda agama. Pada saat itu, Nabi meminta agar orang-orang yang berbeda agama tidak perlu takut dengan pemerintahan karena membawa agama yang lurus, sejuk, dan menyejukkan, tetapi toleran terhadap perbedaan tidak akan memaksa.

“Itulah filosofi NKRI yang inklusif bagi umat Islam. Mari kita jaga NKRI dengan ber-Islam, merasa Islam, dan melaksanakan ajaran Islam secara nyaman, secara enak, tapi bukan seenaknya. Jadi kalau Anda, kita beragama Islam, jangan merasa takut, merasa marah, merasa terancam, salah berarti. Kalau orang beragama ya tidak takut, tidak merasa terancam, baik terhadap orang lain, asal kita tidak mengganggu, tidak diganggu, ya jangan mengganggu,” katanya.

Menko Polhukam juga mengingatkan agar kita tidak masuk ke dalam sikap-sikap ekstrim, seakan-akan kita paling benar sendiri. “Jangan sampai menganggap orang lain yang tidak sama dengan kita itu salah. Mereka punya hak untuk menyatakan pilihan hidupnya. Dalam ilmu hak asasi, setiap orang memiliki hak untuk memilih pandangan hidupnya. Ini tugas kita untuk jangka panjangnya,” pesan Menko Mahfud.


banner
NASIONAL
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Silaturahmi Nasional Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)

MEDIA INDONESIA NEWS