bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    22:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Proyek Pembuatan Tanggul dan Normalisasi Saluran Jalan Lubuk Kawah Diduga Tidak Sesuai RAB


Hadi,    18 Januari 2023,    14:14 WIB

Proyek Pembuatan Tanggul dan Normalisasi Saluran Jalan Lubuk Kawah Diduga Tidak Sesuai RAB
Foto: proyek pembuatan tanggul dan normalisasi saluran di jalan Lubuk Kawah

PALEMBANG-mediaindonesianews.com -  Proyek pembuatan Tanggul dan Normalisasi saluran yang berlokasi di Jalan Lubuk Kawah, Kecamatan Sukarami diduga dalam teknis pelaksanaanya tidak sesuai dengan RAB yang ada. Pasalnya, proyek yang baru selesai dikerjakan itu dinding beton sudah banyak yang retak.


Berdasarkan pantauan dilapangan, proyek yang menelan dana sebesar Rp. 1,9 Milyar lebih, bersumber dana dari APBD kota Palembang Tahun 2022 itu mempunyai dua jenis pekerjaan, diantaranya pekerjaan normalisasi saluran dan pembuatan tanggul. Namun sayangnya jumlah panjang dan lebar pekerjaan tidak diketahui, karena papan merek yang ada di lokasi tidak mencantumkan berapa volume fisik dalam pekerjaan tersebut.

Selain itu proyek yang dikerjakan oleh CV. Cipta Anugerah itu, ada beberapa puluh meter tanggul yang dilakukan pembuatan Talut yang disusun dengan batu kali di bagian pinggir sisi kiri dan kanan saluran air. Namun sayangnya pembuatan Talut itu tidak menggunakan kawat brojong penahan, hanya berupa susunan batu kali yang disemen.

Tak hanya itu, proyek yang merupakan proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palembang itu terlihat sudah banyak dibeberapa titik mengalami keretakan yang cukup parah. Dikhawatirkan kalau tidak segera dilakukan perbaikan tanggul semen itu akan ambruk.


Salah seorang warga yang ditemui dilokasi saat dibincangi wartawan mengatakan, dirinya meragukan kualitas pembangunan tanggul yang dibuat dengan susunan batu kali tersebut. Menurutnya, dia menilai pekerjaan itu dilakukan terkesan asal asalan.

"Saya khawatir, tanggul ini tidak akan bertahan lama, sebab saya sering melihat pekerja melakukan pembuatan tanggul ini hanya dengan cara menyusun batu kali, tanpa adanya pondasi, maupun kawat pengikat yang berfungsi untuk menahan terpaan derasnya air," katanya seraya meminta wartawan tidak menulis namanya dalam pemberitaan.

Lebih lanjut diceritakannya, selama pembangunan tanggul itu dia melihat sudah ada sekitar 3 kali pergantian tukang. Hal itu dilakukan karena tukang yang sebelumnya merasa tidak sanggup mengerjakan pembuatan penahan aliran yang tidak menggunakan kawat.

"Saat itu saya melihat ada bagian awal pembuatan dinding penahan itu ada yang ambruk, dan tukangnya mengundurkan diri karena tidak sanggup, kemudian diganti dengan tukang baru, yang mengerjakannya sampai selesai. Namun sayangnya, hasil pekerjaannya terkesan asal jadi saja, hal itu terlihat dari sejumlah titik yang sudah mengalami keretakan," katanya.

Lebih lanjut dia meminta agar aparat yang berkompeten dibidangnya dapat segera melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan tersebut. Dan jika nanti dalam pemeriksaan ada dugaan menyalahi aturan maka pihak pelaksana harus bertanggung jawab dengan pekerjaannya untu melakukan perbaikan.

"Keberadaan pembuatan saluran air dan tanggul ini sangat disambut baik oleh masyarakat, sebab keberadaan saluran ini sangat penting dalam upaya penanggulangan banjir, khususnya bagi warga di kawasan kelurahan kebun bunga. Karena itu sebagai warga kami berharap saluran ini dapat berkualitas dan benar benar berfungsi dengan baik," kata pria yang mengaku sebagai warga kelurahan kebun bunga ini.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR kota Palembang Bastari sampai berita ini diterbitkan belum berhasil dimintai konfirmasinya, karena beberapa kali ditemui di kantornya selalu tidak berada di tempat. Begitu juga saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp tidak ada jawaban.


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan infiltrasi bawah air dalam simulasi penyiapan pantai pendaratan...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Bali - KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II bersama Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal melaksanakan latihan unsur laut dengan tiga kapal perang Angkatan Bersenjata Australia...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...

MEDIA INDONESIA NEWS