bendera

Minggu, 12 Juli 2026    04:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Warga Talang Kelapa Protes Ada Kebun Sawit di Sepanjang Aliran Sungai Gasing


Hadi,    23 Maret 2024,    05:26 WIB

Warga Talang Kelapa Protes Ada Kebun Sawit di Sepanjang Aliran Sungai Gasing
sawit di bantaran sungai

Banyuasin-Mediaindonesianews.com: Ratusan warga yang berdomisili di lingkungan RT/RW 22/04, Kelurahan Tanahmas Indah, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin mengeluhkan rusaknya air sungai Gasing yang ada di daerah mereka.


Warga Talang Kelapa Protes Ada Kebun Sawit di Sepanjang Aliran Sungai Gasing

Dugaan sementara, kerusakan terjadi akibat adanya kebun sawit yang yang limbahnya mencemari sungai. Akibatnya, air sungai menjadi keruh dan berbau, sehingga tidak dapat digunakan untuk keperluan sehari hari seperti mencuci dan mandi.

Sejumlah masyarakat saat dikonfirmasi mengaku resah dengan kondisi sungai Gasing yang kian hari kian buruk. Selain itu, kekhawatiran akan timbulnya wabah penyakit.

"Kami sangat resah dengan kondisi sungai Gasing yang saat ini kian memburuk akibat limbah dari pelepah sawit yang masuk ke sungai. Selain membuat air sungai keruh, juga membuat sungai menjadi dangkal dan menyempit," keluh warga yang tidak mau disebut namanya.


Untuk itu, warga meminta kepada aparat yang berkompeten dibidangnya dapat segera turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi sungai Gasing yang kian hari kian mengkhawatirkan.

"Kami minta kepada pemerintah dan pihak yang berkompeten dibidangnya segera membuang semua pohon kelapa sawit yang di tanami di sepanjang pinggir aliran sungai. Selain itu kami juga minta agar sungai dapat segera di normalisasi dan dilebarkan," katanya.

Selain itu, Warga juga meminta pemerintah untuk mengukur ulang batas tanah sungai yang tidak di perbolehkan untuk tanami.

"kami juga minta pemerintah dapat mengambil tindakan tegas dengan mengembalikan fungsi Daerah Aliran Sungai tersebut," harapnya.

Sementara itu Apok, pihak yang disebut warga sebagai pemilik kebun kelapa sawit tersebut menjelaskan bahwa kebun sawit tersebut bukanlah miliknya.

"Itu bukan milik saya dan apabila tanah kebun itu milik saya tolong perlihatkan surat SHM nya," kata Apok saat di konfirmasi via telepon.

Terkait hal tersebut Ketua DPD Aliansi Indonesia, Syamsuddin Djoesman saat diminta komentar mengatakan bahwa penanaman pohon kelapa sawit di pinggir bantaran Sungai tentunya menyalahi aturan yang berlaku dan merusak konservasi sungai, sumber daya alam dan perkembangan sungai, hal sebagaimana di atur dalam peraturan pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai.

"Kita minta pengembangan sungai dan pengendalian daya rusak sungai, perizinan, sistem informasi sungai, serta pemberdayaan masyarakat menjelaskan bahwa sungai harus ada buffer zone atau kawasan penyangga. Untuk itu sungai tidak boleh ditanami sawit, baik oleh masyarakat maupun perusahaan," katanya. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Sabtu, 11 Juli 2026
Jawa Timur, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen
img
Sabtu, 11 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa tanah wakaf yang dokumen kepemilikannya hilang atau tidak lengkap tetap dapat disertipikatkan melalui mekanisme
img
Sabtu, 11 Juli 2026
NTB - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri peresmian lima bendungan secara terpusat yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat
img
Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melaksanakan olahraga bersama prajurit di Markas Besar Angkatan Darat
img
Jumat, 10 Juli 2026
Makassar-Mediaindonesianews.com: Pemerintah terus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan nasional melalui perlindungan lahan pertanian. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan perlindungan lahan pertanian menjadi
img
Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat upaya perlindungan aset keagamaan dengan menggandeng organisasi Islam Al Jam'iyatul Washliyah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pelaksanaan Pendaftaran

MEDIA INDONESIA NEWS