bendera

Sabtu, 11 Juli 2026    09:40 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Maraknya Konflik Agraria, Ketum AMBS Bakal Temui Menteri ATR/BPN


Tim Red,    15 November 2024,    10:53 WIB

Maraknya Konflik Agraria, Ketum AMBS Bakal Temui Menteri ATR/BPN
Istimewa

Bogor-Mediaindonesianews.com: Maraknya dugaan praktek penguasaan lahan sepihak oleh oknum tertentu serta konflik agraria membuat Ketua Umum Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS), Muhsin S.IP, mendesak Menteri ATR/BPN Yusron Wahid melakukan sidak dan mengevaluasi kinerja Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor.

"Dasar pengamatan dan analisa ini kami himpun dari beberapa lokasi seperti Puncak, Gunung Geulis, Cijeruk, Parung dan beberapa tempat lainnya" kata Muhsin kepada awak media, Rabu (13/11)

Menurut Muhsin konflik agraria di Kabupaten Bogor tak pernah sepi, hal tersebut terjadi sejak puluhan tahun antara warga petani atau penggarap dengan pihak swasta serta selalu melibatkan mafia tanah.

"seperti yang terjadi dalam kasus Summarecon di Kecamatan Sukaraja, antara warga petani penggarap dengan PT BSS, PT CSA, dan PT Halizano di Kecamatan Cijeruk, warga penggarap dengan PT Kuripan Raya di Kecamatan Parung, termasuk penggarap dengan PT MNC Land (KEK Lido) di Kecamatan Cigombong dan Caringin." Jelasnya

Lebih lanjut Muhsin menjelaskan bahwa ratusan hektar tanah negara itu dikuasai oleh swasta sebagai pihak yang punya uang akan tetapi banyak ditelantarkan, disisi lain warga butuh lahan untuk bertani, apalagi sekarang Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menggalakkan program ketahanan pangan.

"Ujung-ujungnya petani penggarap selalu yang dirugikan dan kalah. Nah, lantas di mana peran BPN. Dalam beberapa kasus tersebut, banyak pihak swasta yang menguasai lahan akan tetapi diduga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 akibat menelantarkan tanahnya dan seharusnya BPN melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum memberikan hak garap kepada swasta. Kedua, BPN harus memberikan sanksi tegas bagi swasta yang menelantarkan tanahnya. Ini yang tidak kami lihat dilakukan oleh BPN Kabupaten Bogor. Makanya harus dievaluasi,” paparnya.

Oleh karena itu, lanjut Muhsin guna menyikapi persoalan agraria khususnya di Kabupaten Bogor, pihaknya dalam waktu dekat akan kembali melakukan audensi kedua dengan Menteri ATR/BPN.

“pada audiensi pertama dengan Menteri ATR/BPN dan Dirjen kami membahas persoalan tanah garapan di Puncak dan progresnya dalam waktu dekat ini kembali akan mendatangi Menteri untuk membahas soal konflik agraria yang makin marak di Kabupaten Bogor dan hal ini tentunya berimplikasi pada penilaian prestasi kinerja Kepala ATR/BPN yang dinilai lemah dan lamban atas maraknya kasus mafia lahan yang ada" pungkasnya.***




banner
NASIONAL
img
Sabtu, 11 Juli 2026
NTB - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri peresmian lima bendungan secara terpusat yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat
img
Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melaksanakan olahraga bersama prajurit di Markas Besar Angkatan Darat
img
Jumat, 10 Juli 2026
Makassar-Mediaindonesianews.com: Pemerintah terus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan nasional melalui perlindungan lahan pertanian. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan perlindungan lahan pertanian menjadi
img
Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat upaya perlindungan aset keagamaan dengan menggandeng organisasi Islam Al Jam'iyatul Washliyah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pelaksanaan Pendaftaran
img
Jumat, 10 Juli 2026
Badung-Mediaindonesianews.com: Universitas Udayana menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT), program keringanan biaya pendidikan, serta penyediaan berbagai skema beasiswa. Penegasan tersebut disampaikan saat
img
Jumat, 10 Juli 2026
Karawang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri peluncuran program Biodiesel B50 yang mengusung tema "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" Oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

MEDIA INDONESIA NEWS