bendera

Sabtu, 11 Juli 2026    01:24 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Proyek Pamsimas Gagal, Masyarakat Desa Bonyoh Merasa Tertipu


JroBudi,    28 Januari 2025,    23:04 WIB

Proyek Pamsimas Gagal, Masyarakat Desa Bonyoh Merasa Tertipu
istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Warga Desa Bonyoh, Kintamani, Bangli kecewa proyek penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) yang dijalankan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bangli gagal karena hingga saat ini, tidak setetespun air pun mengalir dari kran yang telah dipasang.


Proyek Pamsimas Gagal, Masyarakat Desa Bonyoh Merasa Tertipu

"Ini adalah kebohongan besar! Harapan kami untuk mendapatkan minum hanya mimpi belaka," kata I Ketut Lingga, tokoh masyarakat Desa Bonyoh, Selasa (28/1).

Lingga juga menunjukkan kran yang hanya mengeluarkan suara angin ketika dibuka.

"Lihat ini! Mana airnya? Yang keluar hanya angin!" ujarnya sambil menunjuk kran tersebut.


Lebih lanjut Lingga mengungkapkan bahwa, masyarakat juga harus mengeluarkan biaya sendiri untuk membeli KWH (meteran air) dan kran seharga Rp235.000,-. 

"Menyedihkan, sebelum terbukti air mengalir, masyarakat disuruh membeli kran yang harusnya dicoba dulu, baru disuruh beli kran dan karena tidak keluara air terpaksa kami membeli air dengan truk tanki seharga Rp200.000 per truk," jelasnya.

Mantan Ketua BPD Desa Bonyoh tersebut juga menjelaskan bahwa proyek tersebut mengambil air melalui pengeboran yang lokasinya sebelah utara desa dan meski pengeboran sudah mencapai kedalaman 90 meter tapi air tak kunjung mengalir dan rencana awal proyek, ada sebagian warga yang tidak setuju.

“Dari 292 KK, hanya 220 KK yang setuju termasuk dirinya sendiri, sisanya menolak, namun kami tetap menggunakan air yang dibeli dengan truk tanki dan itupun hanya cukup untuk dua minggu, bahkan kami juga menggunakan air hujan saat musim hujan.” Paparnya.

Sementara itu salah satu pekerja pengeboran air yang tidak mau disebut Namanya mengakui bahwa pengeboran sudah mencapai kedalaman 135 meter, tetapi air belum juga mengalir. Pekerja tersebut juga mengaku tidak tahu apakah proyek tersebut dikerjakan oleh pemenang tender atau secara swakelola oleh pihak desa. (Jro budi)


banner
NASIONAL
img
Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melaksanakan olahraga bersama prajurit di Markas Besar Angkatan Darat
img
Jumat, 10 Juli 2026
Makassar-Mediaindonesianews.com: Pemerintah terus memperkuat upaya menjaga ketahanan pangan nasional melalui perlindungan lahan pertanian. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan perlindungan lahan pertanian menjadi
img
Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat upaya perlindungan aset keagamaan dengan menggandeng organisasi Islam Al Jam'iyatul Washliyah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pelaksanaan Pendaftaran
img
Jumat, 10 Juli 2026
Badung-Mediaindonesianews.com: Universitas Udayana menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi melalui kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT), program keringanan biaya pendidikan, serta penyediaan berbagai skema beasiswa. Penegasan tersebut disampaikan saat
img
Jumat, 10 Juli 2026
Karawang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri peluncuran program Biodiesel B50 yang mengusung tema "Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional" Oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
img
Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya TNI Hersan,  memimpin Upacara  Laporan Korps Kenaikan Pangkat 105 Perwira Tinggi

MEDIA INDONESIA NEWS