bendera

Selasa, 14 Juli 2026    07:57 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Proyek 2016-2022 Perkuatan Tebing di Kapuas Hulu di Pertanyakan Tokoh Masyarakat


Budi,    18 September 2022,    17:20 WIB

Proyek 2016-2022 Perkuatan Tebing di Kapuas Hulu di Pertanyakan Tokoh Masyarakat
Foto: pembangunan perkuatan Penahan Tebing Sungai di Desa Sungai Uluk

Kalbar-Mediaindonesianews.com: Tokoh Masyarakat Ketemenggungan Dayak Kantuk, Yohanes Bulin, mempertanyakan Proyek Pembangunan Perkuatan Penahan Tebing Sungai di Desa Sungai Uluk, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.


Proyek 2016-2022 Perkuatan Tebing di Kapuas Hulu di Pertanyakan Tokoh Masyarakat

Persoalan terkait Proyek Pembangunan Perkuatan Penahan Tebing Sungai tersebut disampaikan langsung oleh Temenggung Dayak Kantuk, Yohanes Bulin, melalui Wartawan www.mediaindonesianews.com Kepala Koordinator Perwakilan Kalimantan Barat, di Kediamannya, Minggu 11 September 2022.

Temenggung Dayak Kantuk, menyampaikan bahwa selama proses pekerjaan sejak Tahun 2015/2016 hingga saat ini Tahun 2022, pihak pelaksana tidak pernah memberitahukan kegiatan tersebut.

“Seharusnya mereka datang masuk ke wilayah kita, harus lapor memberitahukan kepada kami, bukan hanya dengan Kepala Desa, tetapi juga dengan kami sebagai Tokoh Masyarakat Ketemenggungan, karena kita juga ada kewajiban dan hak mengetahui apapun yang masuk ke wilayah kita,” kata Yohanes Bulin.


Ia menyebut, pihak yang mengerjakan proyek berulang-ulang di lakoasi yang sama itu selalu dikerjakan oleh orang-orang itu saja. Bahkan sampai saat ini, diduga proyek salah satu Anggota DPR RI itu belum juga selesai.

“Kami ini serba salah Pak, kadang-kadang kami ini kan kalau mau ngotot itu ini semuanya oh ini Proyek Las×××× (Anggota DPR RI_red), disebut-sebut itu, jadi kita tidak bisa ngelawan,” tutur Temenggung Dayak Kan

Proyek Bahan material Pembangunan Penguatan Tebing Sungai di Desa Sungai Uluk, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Jumat 19 Agustus 2022, Pukul 14.50 WIB.

Lanjut Yohanes Bulin menyampaikan, Ia mengaku pernah melihat langsung proses pekerjaan di Lokasi tersebut bahwa lubang tiang pancang besi hanya cara diisi dengan batu Sungai saja.

“Saya pernah liat satu kali, mereka nyedot batu di seberang itu pakai sedot, tapi langsung dicurahkan ke tiang Pancang itu, saya liat ndak disemen. Kalau seumpamanya mereka mau buktikan mana tiang yang tidak dicor, saya tahu,” tandas Temenggung itu.

Sebagai Tokoh Masyarakat Ketemenggungan Dayak Kantuk, Yohanes Bulin, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah karena sudah membangun wilayahnya. “Kita ucapan terima kasih kepada Pemerintah telah memperhatikan wilayah kita,” ungkapnya.

Namun sebaliknya, Temenggung ini berharap, proyek-proyek yang dikerjakan di wilayahnya agar dikerjakan secara benar dan disesuaikan dengan anggaran yang ada.

Sementara itu, beberapa warga Kapuas Hulu menilai Anggaran yang digunakan dalam pekerjaan tersebut hanya pemborosan dan mubajir saja.

“Proyek tersebut sudah beberapa kali dianggarkan sejak Tahun 2016 hingga 2022. Bahkan pekerjaan yang tidak kunjung selesai itu, sudah memakan Pagu Anggaran kurang lebih Rp100 Miliar,” ungkap Syeh Darmadi.

Warga Kapuas Hulu ini berharap, ketika Pemerintah ingin membangun harus melihat asas manfaatnya. Terutama pada Pembangunan Perkuatan Penahan Tebing Sungai di Desa Sungai Uluk itu.

“Apakah proyek itu tujuannya untuk Masyarakat umum atau hanya kepentingan kelompok untuk mengambil keuntungan saja,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang diperoleh Wartawan www.mediaindonesianews.com Kepala Koordinator Perwakilan Kalimantan Barat, Proyek ini tidak tanggung-tanggung, pada APBN Tahun 2018 saja, untuk Jasa Konsultasi Badan Usaha Pengawasan Teknik dan Supervisi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengganggarkan sebesar Rp 1.463.650.000,-

Namun hingga saat ini, Proyek yang sudah memakan Pagu Anggaran kurang lebih Rp100 Miliar tersebut saat ini masih dalam tahap Pengerjaan Konstruksi. (Adrianus susanto/Budi)


banner
NASIONAL
img
Senin, 13 Juli 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., bersama para Kepala Staf Angkatan dan Pejabat Utama Mabes TNI
img
Senin, 13 Juli 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya". Acara yang dipimpin oleh
img
Minggu, 12 Juli 2026
Cimahi, mediaindonesianews.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Masjid Al Kautsar di Komplek Griya Asri Cahaya Cipageran, Kota Cimahi, Sabtu
img
Minggu, 12 Juli 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Prajurit TNI Angkatan Darat di kancah internasional. Perwira Korps Hukum TNI AD, Kolonel Chk Dr. Arief Fahmi Lubis, S.H., M.H., M.Han.,
img
Sabtu, 11 Juli 2026
Jawa Timur, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen
img
Sabtu, 11 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa tanah wakaf yang dokumen kepemilikannya hilang atau tidak lengkap tetap dapat disertipikatkan melalui mekanisme

MEDIA INDONESIA NEWS