Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (PERISAI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5), bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan penolakan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai mengancam kedaulatan nasional.
Aksi diwarnai dengan berbagai poster dan spanduk bertuliskan penolakan terhadap Agreement on Reciprocal Trade (ART), militerisme di sektor sipil, serta kritik terhadap hubungan kerja sama pertahanan dan ekonomi Indonesia dengan sejumlah negara asing.
Juru Bicara Aliansi PERISAI, Deodatus Sunda, menyatakan pihaknya menilai pemerintah saat ini semakin membuka ruang bagi kepentingan asing di Indonesia. Menurut dia, sejumlah kerja sama internasional yang dijalin pemerintah berpotensi mengurangi kemandirian bangsa dalam bidang ekonomi maupun pertahanan.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat pentingnya menjaga kedaulatan bangsa, baik di sektor ekonomi, politik, maupun pertahanan,” ujar Deodatus di sela aksi.
Dalam orasinya, massa aksi juga menyoroti kerja sama perdagangan dan pertahanan Indonesia dengan Amerika Serikat serta negara-negara lain yang dianggap sebagai bagian dari agenda globalisasi ekonomi. PERISAI menilai kebijakan tersebut dapat berdampak terhadap pengelolaan sumber daya alam dan ketahanan ekonomi nasional.
Selain itu, massa mendesak DPR RI menggunakan hak interpelasi untuk meminta penjelasan pemerintah terkait sejumlah kerja sama internasional yang telah ditandatangani. Mereka juga meminta pemerintah menghentikan kebijakan yang dianggap memperluas keterlibatan unsur militer di sektor sipil, termasuk di bidang agraria dan koperasi.
Dalam pernyataan sikapnya, PERISAI menyampaikan 10 tuntutan kepada pemerintah dan DPR RI, di antaranya penolakan terhadap ART, penghentian militerisme di sektor sipil, perbaikan kebijakan fiskal dan moneter, serta penghormatan terhadap hak demokratis masyarakat.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Senayan. Hingga aksi berakhir, kegiatan berlangsung tertib.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah maupun DPR RI terkait tuntutan yang disampaikan Aliansi PERISAI.***