bendera

Selasa, 09 Juni 2026    09:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Masyarakat Mulai Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan, Pengurusan Tanah Tanpa Perantara Dinilai Lebih Transparan


Tim Red,    09 Juni 2026,    07:32 WIB

Masyarakat Mulai Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan, Pengurusan Tanah Tanpa Perantara Dinilai Lebih Transparan
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebut masyarakat mulai merasakan perubahan dalam pelayanan pertanahan, terutama terkait transparansi proses, kejelasan informasi, dan kemudahan akses layanan di kantor pertanahan.


Masyarakat Mulai Rasakan Perubahan Layanan Pertanahan, Pengurusan Tanah Tanpa Perantara Dinilai Lebih Transparan

Perubahan tersebut dirasakan langsung oleh warga yang mengurus layanan pertanahan secara mandiri tanpa menggunakan jasa perantara.

Salah satunya dialami Sutrisno (61), pensiunan BUMN yang tengah mengurus peningkatan hak atas tanah dari Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi Hak Milik (HM) di Kantor Pertanahan Kota Bogor.

“Menurut saya perkembangannya sangat luar biasa. Meskipun saya bolak-balik, tapi transparan dan jelas,” ujar Sutrisno dalam keterangan resmi Kementerian ATR/BPN, Senin (8/6).


Sutrisno mengaku awalnya berencana menggunakan jasa notaris untuk mengurus perubahan status hak atas tanahnya. Namun, ia memilih mengurus sendiri setelah mengetahui proses tersebut dapat dilakukan langsung oleh pemohon dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Pertama saya mau coba lewat notaris. Memang harganya mahal. Untuk ubah HGB ke HM diminta puluhan juta. Setelah tanya ke kantor pertanahan, ternyata bisa diurus sendiri,” katanya.

Dalam proses pengurusan, Sutrisno menjalani sejumlah tahapan administrasi mulai dari pengukuran ulang hingga proses pelepasan hak dan penerbitan sertipikat hak milik.

Meski sempat beberapa kali kembali untuk melengkapi dokumen persyaratan, ia menilai petugas memberikan penjelasan secara terbuka dan membantu masyarakat memahami prosedur layanan.

“Yang pertama belum ada batas kanan-kiri untuk memenuhi persyaratan. Lalu balik lagi karena kurang membawa saksi. Hari ini sudah lengkap untuk mengajukan permohonan pengukuran ulang,” ujarnya.

Sutrisno membandingkan pengalaman tersebut dengan proses pengurusan sertipikat sekitar 15 tahun lalu yang menurutnya masih terkesan rumit dan kurang transparan.

Ia mengaku pernah mengalami kendala ketika menggunakan bantuan pihak lain dalam pengurusan sertipikat tanah hingga prosesnya tidak selesai selama satu tahun.

Karena itu, ia berharap kualitas layanan pertanahan terus ditingkatkan, termasuk melalui penerapan Sertipikat Elektronik yang dinilai dapat memberikan kemudahan dan keamanan lebih baik bagi masyarakat dalam menjaga aset tanah.

Kementerian ATR/BPN terus mendorong modernisasi layanan pertanahan melalui digitalisasi sistem, peningkatan transparansi, serta kemudahan akses layanan bagi masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan terpercaya.***


banner
NASIONAL
img
Selasa, 09 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebut masyarakat mulai merasakan perubahan dalam pelayanan pertanahan, terutama terkait transparansi proses, kejelasan informasi, dan kemudahan akses layanan di
img
Minggu, 07 Juni 2026
Sleman-Mediaindonesianews.com: Kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang terus meningkat seiring berkembangnya pembangunan nasional dan kompleksitas pengelolaan lahan di Indonesia. Menjawab kebutuhan
img
Minggu, 07 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), mengungkapkan lonjakan signifikan sertipikasi tanah wakaf dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah mencatat jumlah bidang tanah wakaf yang terdaftar
img
Sabtu, 06 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat, pengelola wakaf, serta lembaga keagamaan untuk segera menyertipikatkan tanah wakaf guna mencegah potensi sengketa
img
Sabtu, 06 Juni 2026
Banten, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R didampingi Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih meninjau pembangunan Yonif TP
img
Jumat, 05 Juni 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menghadiri Upacara Penutupan Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN)

MEDIA INDONESIA NEWS