bendera

Jumat, 03 Juli 2026    19:30 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Hati-Hati Ancaman Perang Kota Jika Senjata Jarahan Dimanfaatkan untuk Makar


Tim Red,    06 September 2025,    20:40 WIB

Hati-Hati Ancaman Perang Kota Jika Senjata Jarahan Dimanfaatkan untuk Makar
istimewa

Oleh: Yudi Syamhudi Suyuti


Ketika saya bersama tim advokasi JAKI Kemanusiaan Inisiatif mendampingi beberapa tahanan massa aksi di Polda Metro Jaya, sebuah percakapan dengan penyidik membuat saya semakin khawatir. Ada kabar yang semula terdengar seperti desas-desus, ternyata dikonfirmasi benar adanya: sejumlah senjata api lengkap dengan amunisi telah dijarah massa saat kerusuhan.

Informasi yang saya terima menyebutkan antara 10 hingga 20 pucuk senjata api, termasuk senjata laras panjang seperti Steyr AUG, sempat berpindah tangan. Penyidik yang saya tanyai mengakui sebagian memang sudah ditemukan, namun sebagian lainnya masih dalam pencarian. Fakta ini bukan hanya serius, melainkan sangat berbahaya.

Bayangkan jika senjata-senjata ini jatuh ke tangan kelompok yang punya motif politik jahat. Mereka bisa menjadikan senjata jarahan itu bukan sekadar alat provokasi, tetapi instrumen nyata untuk menciptakan kekacauan, bahkan menuju perang kota. Apalagi jika benar ada penyusup yang memang berniat merebut senjata di tengah kerusuhan.


Indonesia sudah berkali-kali belajar bahwa kerusuhan bisa dimanfaatkan sebagai pintu masuk agenda politik gelap. Dari aksi demonstrasi yang sah, kemudian disusupi kepentingan makar, bahkan bisa diarahkan ke upaya kudeta. Dengan adanya senjata di luar kendali negara, ancaman itu menjadi semakin nyata.

Karena itu, saya menilai situasi saat ini belum sepenuhnya stabil. Permukaan mungkin tampak tenang, tetapi di bawahnya ada bara yang bisa sewaktu-waktu menyala. Bila terjadi lagi aksi massa di kemudian hari, risiko benturan bukan hanya sekadar kerusuhan jalanan, melainkan bisa berubah menjadi konflik bersenjata di jantung kota.

Untuk mencegah hal ini, pemerintah tidak boleh menunggu. Dibutuhkan langkah cepat dan tegas, membentuk Tim Investigasi Independen untuk menelusuri dugaan makar dan alur distribusi senjata jarahan.

Jika tidak memungkinkan, Presiden perlu membentuk Tim Khusus di bawah kendali langsung untuk memastikan senjata yang hilang segera ditemukan dan tidak jatuh ke tangan pihak yang ingin menggulingkan negara.

Kedaulatan dan stabilitas bangsa terlalu mahal untuk dipertaruhkan. Jangan sampai kelengahan hari ini membuka jalan bagi skenario perang kota di kemudian hari.

Penulis Adalah: Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiatif


banner
NASIONAL
img
Jumat, 03 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan 87 persen Lahan Baku Sawah (LBS) nasional ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada 2029. Target tersebut
img
Jumat, 03 Juli 2026
Cikeas-Mediaindonesianews.com: Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menggelar Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027 untuk menjaring
img
Kamis, 02 Juli 2026
Serpong - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. memimpin Uji Naskah III dan Pengesahan Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara yang diikuti
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat rata-rata 8,4 juta layanan pertanahan diproses setiap tahun dalam lima tahun terakhir, dengan rata-rata Penerimaan Negara Bukan Pajak
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan capaian pelaksanaan tujuh layanan prioritas yang menjadi fokus transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang dalam Rapat Dengar Pendapat
img
Rabu, 01 Juli 2026
Bogor - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara di Lapangan Satuan Latihan Korps

MEDIA INDONESIA NEWS