bendera

Jumat, 03 Juli 2026    19:33 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Saatnya Tokoh Bangsa Mendinginkan Situasi, Bukan Memprovokasi


Tim Red,    06 September 2025,    20:41 WIB

Saatnya Tokoh Bangsa Mendinginkan Situasi, Bukan Memprovokasi
Istimewa

Oleh: Yudi Syamhudi Suyuti


Rangkaian kerusuhan yang terjadi antara 25 hingga 31 Agustus 2025 menjadi pelajaran pahit bagi kita semua. Amuk massa, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan yang meluas tidak hanya mengacaukan stabilitas negara, tetapi juga meninggalkan luka sosial yang mendalam.

Namun, di balik situasi genting tersebut, langkah cepat Presiden Prabowo yang memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menenangkan keadaan patut diapresiasi. Arahan Presiden terbukti mampu meredam kegaduhan tanpa menimbulkan tindakan represif berlebihan dari aparat. Ini adalah contoh kepemimpinan yang tegas namun tetap menjaga nilai kemanusiaan.

Justru dari peristiwa inilah kita perlu berkaca. Para tokoh politik, tokoh masyarakat, maupun pemimpin lokal yang memiliki pengaruh besar hendaknya memilih jalan untuk mendinginkan situasi. Mereka perlu mengajak masyarakat menyalurkan aspirasi dengan cara yang bermartabat, lewat jalur demokrasi yang tersedia. Provokasi yang mendorong amuk massa, apalagi ajakan untuk menyerang Presiden atau simbol negara, hanya akan menjerumuskan bangsa pada kerusakan yang lebih besar.


Demokrasi yang sehat harus dibangun dengan kepala dingin, bukan dengan emosi massa. Stabilitas politik, sosial, dan ekonomi merupakan syarat utama untuk menjaga arah pembangunan nasional. Tanpa stabilitas, demokrasi mudah tergelincir menjadi anarki.

Presiden Prabowo sendiri sudah menegaskan komitmennya terhadap perlindungan praktik demokrasi. Beliau memerintahkan jajarannya untuk konsisten menjalankan konstitusi, menghormati kebebasan berpendapat, berserikat, dan menyampaikan aspirasi sesuai hukum nasional maupun internasional. Ini harus dijaga bersama, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Di sinilah peran tokoh-tokoh bangsa menjadi penting. Mereka memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat, sehingga suara mereka lebih mudah didengar. Alih-alih memanaskan situasi, tokoh bangsa sebaiknya menjadi penyejuk, menyebarkan gagasan keadilan dan perbaikan bangsa secara kritis namun konstruktif.

JAKI Kemanusiaan Inisiatif mendukung langkah-langkah Presiden, Pimpinan DPR, dan masyarakat sipil untuk membangun demokrasi partisipatif tanpa provokasi. Sebab, kerusuhan dan amuk massa pada akhirnya hanya akan menimbulkan kerugian besar, terutama bagi rakyat miskin yang selalu menjadi pihak paling terdampak.

Kita harus belajar dari tragedi ini: demokrasi sejati bukanlah teriakan di jalanan yang berujung kerusuhan, melainkan keberanian menyuarakan kebenaran melalui jalur yang damai dan bermartabat.

 

Penulis Adalah: Koordinator Eksekutif JAKI Kemanusiaan Inisiatif


banner
NASIONAL
img
Jumat, 03 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan 87 persen Lahan Baku Sawah (LBS) nasional ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada 2029. Target tersebut
img
Jumat, 03 Juli 2026
Cikeas-Mediaindonesianews.com: Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menggelar Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027 untuk menjaring
img
Kamis, 02 Juli 2026
Serpong - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. memimpin Uji Naskah III dan Pengesahan Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara yang diikuti
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat rata-rata 8,4 juta layanan pertanahan diproses setiap tahun dalam lima tahun terakhir, dengan rata-rata Penerimaan Negara Bukan Pajak
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan capaian pelaksanaan tujuh layanan prioritas yang menjadi fokus transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang dalam Rapat Dengar Pendapat
img
Rabu, 01 Juli 2026
Bogor - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara di Lapangan Satuan Latihan Korps

MEDIA INDONESIA NEWS