bendera

Jumat, 02 Oktober 2026    09:07 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Presiden dalam Krisis Sistemik: Dilema Negara, Jalan Tengah Polri


Tim Red,    11 Oktober 2025,    21:16 WIB

Presiden dalam Krisis Sistemik: Dilema Negara, Jalan Tengah Polri
Komjen Pol (P) Drs. Didi Widayadi, MBA

Keseimbangan antara Kekuatan, Keadilan, dan Kepercayaan Publik


Oleh: Komjen Pol (P) Drs. Didi Widayadi, MBA

Euforia Kekuasaan dan Ilusi Stabilitas

Bangsa ini tengah memasuki fase sejarah yang sarat tantangan. Gelombang euforia kekuasaan yang bernuansa militeristik kembali menguat, sering kali diselimuti narasi tentang stabilitas nasional dan efisiensi pemerintahan. Di permukaan, semua tampak tertata dan terkontrol. Namun jika ditelisik lebih dalam, muncul tanda-tanda perubahan arah yang halus namun signifikan terhadap tata kelola demokrasi dan konstitusi.


Dalam suasana seperti ini, Polri kerap menjadi aktor yang berada di garis depan. Bukan hanya sebagai alat negara penegak hukum, tetapi juga menjadi simbol stabilitas ketika dinamika sosial-politik meningkat. Polri sering menjadi tempat harapan, sekaligus sasaran kritik, saat gejolak muncul di ruang publik.

Tantangan Keseimbangan dalam Negara Demokratis

Dalam sistem demokrasi yang sehat, kekuasaan negara berjalan di atas keseimbangan: kekuatan, keadilan, dan kepercayaan publik. Kekuatan tanpa kendali bisa mengikis legitimasi, sementara keadilan tanpa keberanian bisa kehilangan efektivitas. Di sinilah dilema besar yang dihadapi negara—terutama di tengah situasi politik yang sarat kepentingan.

Parlemen yang idealnya menjadi ruang kontrol kekuasaan, dalam situasi tertentu tampak tidak selalu memiliki daya tawar yang kuat. Di saat yang sama, ruang publik dibanjiri oleh wacana dan polarisasi yang mudah menyulut ketegangan. Dalam kondisi inilah peran lembaga negara, termasuk Polri, menjadi sangat krusial untuk memastikan demokrasi tetap berada pada jalurnya.

Polri dan Jalan Tengah

Polri berada dalam posisi yang unik: bukan hanya sebagai instrumen negara, tetapi juga sebagai pengawal rasa aman masyarakat. Dalam berbagai fase sejarah bangsa, Polri sering menjadi jembatan antara stabilitas negara dan suara masyarakat. Jalan tengah inilah yang menuntut kebijaksanaan — bukan sekadar kekuatan.

Menjaga jarak yang sehat dari tarik-menarik kepentingan politik menjadi keharusan. Polri perlu memastikan bahwa setiap langkah penegakan hukum tetap berpijak pada prinsip profesionalitas dan keadilan. Kepercayaan publik adalah modal utama yang tidak bisa dibeli oleh kekuasaan apa pun.

Refleksi untuk Masa Depan

Krisis sistemik bukan hanya soal siapa yang berkuasa, tetapi juga tentang bagaimana kekuasaan dijalankan. Bila prinsip keadilan dan supremasi konstitusi terus dijaga, maka setiap dinamika bisa menjadi ruang pendewasaan bagi demokrasi kita. Namun bila yang dikedepankan hanyalah euforia kekuasaan, maka stabilitas bisa menjadi ilusi sesaat.

Bangsa ini membutuhkan keberanian untuk menjaga keseimbangan antara kekuasaan, hukum, dan suara rakyat. Dan di tengah pusaran ini, Polri memiliki tanggung jawab sejarah untuk menjadi penyeimbang yang bijaksana — bukan sekadar pelaksana perintah.

 

Penulis Adalah : Mantan Kepala BPKP • Alumnus Lemhannas KRA-29


banner
NASIONAL
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R dan para Kepala Staf Angkatan menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, S.A.B., M.A. memimpin Sidang Pantukhir Tahap II Penerimaan Perwira PSDP Penerbang TNI Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Aula...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari yang diterapkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan kepastian waktu dalam proses balik nama sertipikat tanah. Layanan ini menargetkan...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Mabes TNI menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang dipimpin Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M.,...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Kalbar - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam acara penganugerahan Satyalancana Dharma Samudera kepada 361 personel Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF)...
img
Rabu, 30 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Memasuki 66 tahun lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengakselerasi sejumlah program strategis di bidang...

MEDIA INDONESIA NEWS