bendera

Jumat, 03 April 2026    09:30 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Ayo Vaksinasi! Lebih Dari 100 Juta Masyarakat Indonesia Sudah di Vaksinasi


Tim Red,    27 Oktober 2021,    08:16 WIB

Ayo Vaksinasi! Lebih Dari 100 Juta Masyarakat Indonesia Sudah di Vaksinasi
Ayo Vaksinasi! Lebih Dari 100 Juta Masyarakat Indonesia Sudah di Vaksinasi

Oleh: Intan Cahyani 


Mediaindonesianews.com: Setiap masyarakat berhak dan dapat mengikuti program vaksinasi Covid-19, Termasuk masyarakat di daerah terpencil yang akses vaksinasi nya sulit. Lebih Dari 100 juta Masyarakat Indonesia telah menerima vaksinasi Pertama Covid-19 pada tanggal 10 Oktober 2021 lalu.

Vaksinasi terbukti dan mampu menekan angka kesakitan serta mampu meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan Covid-19. Bukan hanya untuk diri sendiri tetapi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan adanya vaksinasi Covid-19, risiko penularan dan perburukan akibat infeksi virus SARS-CoV-2 dapat diminimalkan. Intinya, dengan vaksinasi akan membentuk kekebalan tubuh, sehingga tubuh kita siap (tidak lemah) apabila terpapar virus corona.

Update vaksinasi Covid-19, 26 Oktober 2021 menunjukkan bahwa vaksinasi dosis pertama telah menjangkau sekitar 114,3 Juta masyarakat indonesia dan vaksinasi dosis kedua menjangkau sekitar 69 Juta orang. Capaian vaksinasi tersebut dicapai berkat usaha optimal dan gotong royong oleh semua pihak terutama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta yang turut ikut serta membantu dan mendukung program vaksinasiCovid-19.


Pencapaian saat ini sangat membantu Pemerintah dan pastinya Masyarakat Indonesia sendiri untuk segara mengakhiri pandemi ini agar semua sistem ekonomi, kesehatan dan lainnya dapat segera bangkit juga. Jadi, melalui kolaborasi dan kerja sama target vaksinasi ini dapat terpenuhi, Masyarakat terutama kelompok rentan pun semakin mudah mengakses layanan vaksinasi dan semakin terlindungi dari ancaman Covid-19.

Pemerintah juga sudah mengupayakan dan mencari jalan keluar agar daerah terpencil bisa di jangkau, Saat ini dengan fasilitas dari Bio Farma ke Provinsi menggunakan Bio Tracking dan Bio Detect yang dilengkapi freeze alert, alur perjalanan serta kualitas mutu vaksin selama perjalanan dengan memberikan peringatan secepat mungkin ketika ada perubahan suhu yang signifikan dan dapat berdampak terhadap kualitas vaksin.

Kementerian Kesehatan pun terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi dengan mendekatkan layanan vaksinasi agar bisa menjangkau semua kalangan dan perluasan jangkauan vaksin juga dilakukan kepada masyarakat kalangan lanjut usia (lansia). Untuk itu setiap ada hambatan di daerah untuk kelompok ini perlu terus dipantau dan dilakukan solusi yang tepat.

Adapun alur vaksinasi yang sudah disederhanakan:

1. Meja 1 Screening

- Vaksinasi Petugas melakukan screening terhadap peserta vaksinasi meliputi pemeriksaan suhu tubuh dan tekanan darah, riwayat terkonfirmasi Covid-19 dan kondisi penyerta.

- Peserta yang lolos screening akan langsung diberikan vaksinasi di meja yang sama Petugas mengisi hasil screening dan vaksinasi pada kertas kendali

2. Meja 2 Pencatatan & Observasi

- Petugas melakukan entry data ke aplikasi PCare

- Waktu observasi menjadi 15 menit Petugas memberikan kartu vaksinasi.

Sentra - sentra vaksinasi (Tempat penyedia Layanan Vaksinasi Covid-19) dengan kapasitas 1000-2000 sasaran per hari juga terus diperbanyak di seluruh pelosok Tanah Air yang bahkan daerah terpencil yang sulit di jangkau. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan setiap sentra vaksinasi terdekat untuk mendapatkan vaksin, juga imbangi dengan menjalankan protokol kesehatan ketat guna membentuk perlindungan yang optimal dari infeksi Covid-19.

Pencapaian ini bukan lah akhir dan jangan membuat kita lemah terhadap protokol kesehatan saat ini, Selanjutnya kita pasti bisa mengakhiri Pandemi Covid-19 ini dengan 100 juta ataupun lebih sasaran vaksinasi. Mari ikut program vaksinasi Covid-19, semakin cepat sasaran terpenuhi, semakin cepat juga pandemi ini berakhir.

Salam sehat untuk kita semua.

Sumber Data : Instagram @kemenkes_ri

 

 

Penulis adalah Mahasiswi STIKes Indonesia Maju Jakarta


banner
NASIONAL
img
Kamis, 02 April 2026
Sulut - Reaksi cepat TNI ditunjukkan dengan segera mengerahkan prajurit pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). Melalui prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI
img
Kamis, 02 April 2026
Sumut-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di
img
Kamis, 02 April 2026
Palu-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pembatasan alih fungsi lahan sawah sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian
img
Rabu, 01 April 2026
Palu-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng kalangan akademisi untuk mempercepat legalisasi tanah wakaf di Indonesia. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara
img
Rabu, 01 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Transformasi digital layanan pertanahan yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus diperkuat dengan menyeimbangkan kemudahan layanan, keamanan data, dan kepastian hukum. Menteri
img
Rabu, 01 April 2026
Jakarta - Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta menggelar sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan satelit Navayo periode 2012–2021 pada hari Selasa (31/3/2026), di ruang sidang utama Pengadilan Militer Tinggi

MEDIA INDONESIA NEWS