bendera

Senin, 18 Mei 2026    18:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Ayo Vaksinasi! Lebih Dari 100 Juta Masyarakat Indonesia Sudah di Vaksinasi


Tim Red,    27 Oktober 2021,    08:16 WIB

Ayo Vaksinasi! Lebih Dari 100 Juta Masyarakat Indonesia Sudah di Vaksinasi
Ayo Vaksinasi! Lebih Dari 100 Juta Masyarakat Indonesia Sudah di Vaksinasi

Oleh: Intan Cahyani 


Mediaindonesianews.com: Setiap masyarakat berhak dan dapat mengikuti program vaksinasi Covid-19, Termasuk masyarakat di daerah terpencil yang akses vaksinasi nya sulit. Lebih Dari 100 juta Masyarakat Indonesia telah menerima vaksinasi Pertama Covid-19 pada tanggal 10 Oktober 2021 lalu.

Vaksinasi terbukti dan mampu menekan angka kesakitan serta mampu meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan Covid-19. Bukan hanya untuk diri sendiri tetapi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan adanya vaksinasi Covid-19, risiko penularan dan perburukan akibat infeksi virus SARS-CoV-2 dapat diminimalkan. Intinya, dengan vaksinasi akan membentuk kekebalan tubuh, sehingga tubuh kita siap (tidak lemah) apabila terpapar virus corona.

Update vaksinasi Covid-19, 26 Oktober 2021 menunjukkan bahwa vaksinasi dosis pertama telah menjangkau sekitar 114,3 Juta masyarakat indonesia dan vaksinasi dosis kedua menjangkau sekitar 69 Juta orang. Capaian vaksinasi tersebut dicapai berkat usaha optimal dan gotong royong oleh semua pihak terutama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta yang turut ikut serta membantu dan mendukung program vaksinasiCovid-19.


Pencapaian saat ini sangat membantu Pemerintah dan pastinya Masyarakat Indonesia sendiri untuk segara mengakhiri pandemi ini agar semua sistem ekonomi, kesehatan dan lainnya dapat segera bangkit juga. Jadi, melalui kolaborasi dan kerja sama target vaksinasi ini dapat terpenuhi, Masyarakat terutama kelompok rentan pun semakin mudah mengakses layanan vaksinasi dan semakin terlindungi dari ancaman Covid-19.

Pemerintah juga sudah mengupayakan dan mencari jalan keluar agar daerah terpencil bisa di jangkau, Saat ini dengan fasilitas dari Bio Farma ke Provinsi menggunakan Bio Tracking dan Bio Detect yang dilengkapi freeze alert, alur perjalanan serta kualitas mutu vaksin selama perjalanan dengan memberikan peringatan secepat mungkin ketika ada perubahan suhu yang signifikan dan dapat berdampak terhadap kualitas vaksin.

Kementerian Kesehatan pun terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi dengan mendekatkan layanan vaksinasi agar bisa menjangkau semua kalangan dan perluasan jangkauan vaksin juga dilakukan kepada masyarakat kalangan lanjut usia (lansia). Untuk itu setiap ada hambatan di daerah untuk kelompok ini perlu terus dipantau dan dilakukan solusi yang tepat.

Adapun alur vaksinasi yang sudah disederhanakan:

1. Meja 1 Screening

- Vaksinasi Petugas melakukan screening terhadap peserta vaksinasi meliputi pemeriksaan suhu tubuh dan tekanan darah, riwayat terkonfirmasi Covid-19 dan kondisi penyerta.

- Peserta yang lolos screening akan langsung diberikan vaksinasi di meja yang sama Petugas mengisi hasil screening dan vaksinasi pada kertas kendali

2. Meja 2 Pencatatan & Observasi

- Petugas melakukan entry data ke aplikasi PCare

- Waktu observasi menjadi 15 menit Petugas memberikan kartu vaksinasi.

Sentra - sentra vaksinasi (Tempat penyedia Layanan Vaksinasi Covid-19) dengan kapasitas 1000-2000 sasaran per hari juga terus diperbanyak di seluruh pelosok Tanah Air yang bahkan daerah terpencil yang sulit di jangkau. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan setiap sentra vaksinasi terdekat untuk mendapatkan vaksin, juga imbangi dengan menjalankan protokol kesehatan ketat guna membentuk perlindungan yang optimal dari infeksi Covid-19.

Pencapaian ini bukan lah akhir dan jangan membuat kita lemah terhadap protokol kesehatan saat ini, Selanjutnya kita pasti bisa mengakhiri Pandemi Covid-19 ini dengan 100 juta ataupun lebih sasaran vaksinasi. Mari ikut program vaksinasi Covid-19, semakin cepat sasaran terpenuhi, semakin cepat juga pandemi ini berakhir.

Salam sehat untuk kita semua.

Sumber Data : Instagram @kemenkes_ri

 

 

Penulis adalah Mahasiswi STIKes Indonesia Maju Jakarta


banner
NASIONAL
img
Minggu, 17 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu
img
Minggu, 17 Mei 2026
Jatim - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
img
Jumat, 15 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengingatkan masyarakat agar memahami perbedaan antara layanan pengecekan sertipikat dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) guna menghindari kekeliruan dalam proses
img
Jumat, 15 Mei 2026
Semarang-Mediaindonesianews.com: Nusron Wahid menegaskan pentingnya disiplin, pembagian tugas yang jelas, serta tata kelola organisasi yang baik sebagai fondasi utama mewujudkan good governance. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara
img
Jumat, 15 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hediati Soeharto didampingi Kepala Staf Angkatan Darat
img
Jumat, 15 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menegaskan bahwa penentuan lokasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) merupakan kewenangan pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikannya

MEDIA INDONESIA NEWS