bendera

Senin, 18 Mei 2026    18:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Tidak Harus Dari AL Untuk Membangun Pertahanan Kelautan, Jenderal Andika Mumpuni


Tim Red,    07 November 2021,    10:42 WIB

Tidak Harus Dari AL Untuk Membangun Pertahanan Kelautan, Jenderal Andika Mumpuni
Yudi

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti

mediaindonesianews.com: Dalam menata pertahanan kelautan Indonesia, tidak harus dari Angkatan Laut untuk menjadi Panglima TNI.

Hal ini kita bisa lihat dari contoh kehidupan alam dari Tukik atau Bayi Penyu, yang lahir di darat namun membangun ekosistem di laut.

Contoh alam dari Tukik ini perlu kita jadikan sebagai bahan dalam pembangunan sistem pertahanan kelautan di Indonesia.

Indonesia merupakan Negara dengan basis konsep Nusantara, dimana keterkaitan kelautan dan daratan menjadi sebuah sistem kesatuan yang mampu menengahi konflik militer di kelautan.

Posisi geostrategis nasional Indonesia berada di 2 jalur lintasan ekonomi, pertahanan dan budaya. Yaitu samudera hindia dan samudera pasifik. Sehingga dari garis geostrategis kelautan yang berpotensi konflik, pelanggaran hukum dan penguatan pontensi ekonomi kerakyatan membutuhkan basis-basis pertahanan militernya di darat.

Permasalahan-permasalahan tersebut, justru saat ini dibutuhkan kepemimpinan militer di darat karena mampu mendorong pembentukan badan-badan pertahanan dan keamanan disegala sektor dalam hal ketahanan kedaulatan rakyat.

Tentu hal ini dapat dicapai dengan relasi yang kuat dengan Civil Society dan hubungan global yang berbasis Kebangsaan Indonesia.

Dicalonkannya Jenderal Andika Perkasa sebaga Calon Tunggal Panglima TNI oleh Jokowi adalah keputusan pencalonan yang tepat. Hal ini karena Jenderal Andikan selain mumpuni di bidang kemiliteran, juga mampu bekerjasama dengan Civil Society dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara nasional dan global sesuai amanah Pembukaan UUD 45. Dan satu hal lagi, Jenderal Andika memahami tentang demokrasi yang tidak terlepas dari supremasi keadilan dalam bidanh pertahanan dan keamanan.

Penulis adalah: Koordinator Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional)




banner
NASIONAL
img
Minggu, 17 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu
img
Minggu, 17 Mei 2026
Jatim - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
img
Jumat, 15 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengingatkan masyarakat agar memahami perbedaan antara layanan pengecekan sertipikat dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) guna menghindari kekeliruan dalam proses
img
Jumat, 15 Mei 2026
Semarang-Mediaindonesianews.com: Nusron Wahid menegaskan pentingnya disiplin, pembagian tugas yang jelas, serta tata kelola organisasi yang baik sebagai fondasi utama mewujudkan good governance. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara
img
Jumat, 15 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hediati Soeharto didampingi Kepala Staf Angkatan Darat
img
Jumat, 15 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menegaskan bahwa penentuan lokasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) merupakan kewenangan pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikannya

MEDIA INDONESIA NEWS