bendera

Jumat, 03 Juli 2026    22:33 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Tidak Harus Dari AL Untuk Membangun Pertahanan Kelautan, Jenderal Andika Mumpuni


Tim Red,    07 November 2021,    10:42 WIB

Tidak Harus Dari AL Untuk Membangun Pertahanan Kelautan, Jenderal Andika Mumpuni
Yudi

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti

mediaindonesianews.com: Dalam menata pertahanan kelautan Indonesia, tidak harus dari Angkatan Laut untuk menjadi Panglima TNI.

Hal ini kita bisa lihat dari contoh kehidupan alam dari Tukik atau Bayi Penyu, yang lahir di darat namun membangun ekosistem di laut.

Contoh alam dari Tukik ini perlu kita jadikan sebagai bahan dalam pembangunan sistem pertahanan kelautan di Indonesia.

Indonesia merupakan Negara dengan basis konsep Nusantara, dimana keterkaitan kelautan dan daratan menjadi sebuah sistem kesatuan yang mampu menengahi konflik militer di kelautan.

Posisi geostrategis nasional Indonesia berada di 2 jalur lintasan ekonomi, pertahanan dan budaya. Yaitu samudera hindia dan samudera pasifik. Sehingga dari garis geostrategis kelautan yang berpotensi konflik, pelanggaran hukum dan penguatan pontensi ekonomi kerakyatan membutuhkan basis-basis pertahanan militernya di darat.

Permasalahan-permasalahan tersebut, justru saat ini dibutuhkan kepemimpinan militer di darat karena mampu mendorong pembentukan badan-badan pertahanan dan keamanan disegala sektor dalam hal ketahanan kedaulatan rakyat.

Tentu hal ini dapat dicapai dengan relasi yang kuat dengan Civil Society dan hubungan global yang berbasis Kebangsaan Indonesia.

Dicalonkannya Jenderal Andika Perkasa sebaga Calon Tunggal Panglima TNI oleh Jokowi adalah keputusan pencalonan yang tepat. Hal ini karena Jenderal Andikan selain mumpuni di bidang kemiliteran, juga mampu bekerjasama dengan Civil Society dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara nasional dan global sesuai amanah Pembukaan UUD 45. Dan satu hal lagi, Jenderal Andika memahami tentang demokrasi yang tidak terlepas dari supremasi keadilan dalam bidanh pertahanan dan keamanan.

Penulis adalah: Koordinator Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional)




banner
NASIONAL
img
Jumat, 03 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan 87 persen Lahan Baku Sawah (LBS) nasional ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada 2029. Target tersebut
img
Jumat, 03 Juli 2026
Cikeas-Mediaindonesianews.com: Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menggelar Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027 untuk menjaring
img
Kamis, 02 Juli 2026
Serpong - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. memimpin Uji Naskah III dan Pengesahan Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara yang diikuti
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat rata-rata 8,4 juta layanan pertanahan diproses setiap tahun dalam lima tahun terakhir, dengan rata-rata Penerimaan Negara Bukan Pajak
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan capaian pelaksanaan tujuh layanan prioritas yang menjadi fokus transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang dalam Rapat Dengar Pendapat
img
Rabu, 01 Juli 2026
Bogor - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara di Lapangan Satuan Latihan Korps

MEDIA INDONESIA NEWS