bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    05:55 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Bon Jowi Sebut Dokumen Pencalonan Jokowi dari KPU DKI Belum Lengkap


Fathan,    11 April 2026,    13:14 WIB

Bon Jowi Sebut Dokumen Pencalonan Jokowi dari KPU DKI Belum Lengkap
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kelompok Bongkar Ijazah Jokowi (Bon Jowi) menyatakan dokumen pencalonan Presiden Joko Widodo yang diterima dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta masih belum lengkap. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai serah terima dokumen terkait penelusuran dugaan kejanggalan administratif.


Advokat Bon Jowi, Syamsudin Alamsyah, mengungkapkan bahwa sejumlah dokumen penting tidak ditemukan dalam berkas, termasuk dokumen kesehatan serta ijazah pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

“Kondisi ini dinilai tidak memenuhi standar kelengkapan administratif sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 9 Tahun 2012,” ujarnya, Jum’at (10/4)

Selain itu, pihaknya juga mengidentifikasi sejumlah kejanggalan lain, seperti ketidaksesuaian antara fotokopi dan dokumen asli, tidak adanya tanggal pada beberapa berkas, serta indikasi bagian dokumen yang tidak lengkap. Berdasarkan temuan tersebut, Bon Jowi menilai berkas pencalonan seharusnya tidak memenuhi syarat secara administratif.


Pernyataan serupa disampaikan oleh Leony Lidyah yang menyoroti hilangnya dokumen ijazah di tengah banyaknya berkas yang tersedia. Ia mendesak KPU untuk membuka akses publik terhadap seluruh dokumen pencalonan melalui sistem informasi resmi.

“Transparansi adalah kunci utama dalam proses demokrasi, sehingga data tidak boleh hilang atau dikelola secara tidak akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, jurnalis senior Lukas Luwarso menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait keberadaan dokumen ijazah dari berbagai sumber. Ia mengungkapkan adanya perbedaan informasi antar kantor KPU, termasuk antara KPU Solo dan daerah lainnya.

Menurutnya, perbedaan data tersebut harus menjadi perhatian serius agar tidak terulang dalam proses pemilu mendatang, termasuk Pemilu 2029.

Sebagai tindak lanjut, Bon Jowi berencana melakukan koordinasi dengan KPU serta pihak perguruan tinggi, termasuk Universitas Gadjah Mada, guna mendalami temuan yang ada.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPU maupun pihak terkait lainnya mengenai temuan yang disampaikan oleh Bon Jowi.(FF)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS