bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    04:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


31 Desa Wisata di Bangli Belum Berkembang, DPRD Desak Pendampingan


Jro Budi,    18 Mei 2026,    09:31 WIB

31 Desa Wisata di Bangli Belum Berkembang, DPRD Desak Pendampingan
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Sebanyak 31 desa wisata yang telah ditetapkan pemerintah di Kabupaten Bangli dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga kini, hanya Desa Wisata Pengelipuran yang dianggap mampu berkembang dan dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan.


Kondisi tersebut memunculkan sorotan dari kalangan legislatif. DPRD Bangli mendesak pemerintah kabupaten agar tidak hanya menetapkan status desa wisata melalui surat keputusan, tetapi juga memberikan pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan kepada pengelola desa.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli, Wayan Dirgayusa, mengakui sebagian besar desa wisata di Bangli masih belum berkembang optimal meski telah mengantongi status resmi.

“Total ada 31 desa wisata yang sudah ditetapkan melalui SK Bupati Bangli. Namun, sampai saat ini baru Pengelipuran yang berkembang cukup baik, sementara desa wisata lainnya masih belum menunjukkan perkembangan seperti yang diharapkan,” ujar Dirgayusa saat dikonfirmasi, Senin (18/5).


Beberapa desa wisata yang telah ditetapkan di antaranya Guliang Kangin, Pengotan, Sedit, Undisan, Jehem, Kayuambua, Terunyan, Bayung Gede, Kintamani, Suter, Buahan, Pinggan, Kedisan hingga Songan.

Meski demikian, pihak Dinas Pariwisata belum membeberkan secara rinci penyebab utama belum berkembangnya mayoritas desa wisata tersebut. Di sisi lain, sejumlah pelaku pariwisata menilai tren wisata saat ini justru mengarah pada destinasi berbasis budaya lokal dan kehidupan masyarakat tradisional, yang sebenarnya menjadi potensi besar bagi desa-desa di Bangli.

Sorotan juga datang dari anggota DPRD Bangli Fraksi Demokrat, I Made Sudiasa. Ia menilai desa wisata membutuhkan pola pendampingan yang serius agar program yang telah berjalan tidak hanya sebatas status administratif.

“Karena ini program yang relatif baru bagi banyak desa, tentu mereka membutuhkan pembinaan dan pendampingan yang tepat. Kami berharap Pemkab Bangli segera mengambil langkah konkret agar desa wisata benar-benar bisa berkembang,” kata Sudiasa.

Ia juga menyinggung persoalan pengelolaan dan retribusi yang diduga menjadi salah satu hambatan di lapangan. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menyusun pola pengelolaan yang jelas dengan mengacu pada model yang diterapkan di Pengelipuran.

“Kalau memang persoalan retribusi dan pengelolaan menjadi kendala, perlu dicari formulasi yang menguntungkan semua pihak. Pengelipuran bisa dijadikan contoh untuk pengembangan desa wisata lainnya,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pengelola desa wisata lainnya belum memberikan keterangan resmi terkait minimnya perkembangan pengelolaan desa wisata di wilayah mereka.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kondisi masing-masing desa wisata guna mencari solusi pengembangan yang lebih efektif ke depan. (JB)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS