bendera

Kamis, 27 Agustus 2026    09:05 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


DPRD Bangli Dorong Solusi Komprehensif Atasi Masalah Lalat di Kintamani


Jro Budi,    07 Juli 2026,    10:08 WIB

DPRD Bangli Dorong Solusi Komprehensif Atasi Masalah Lalat di Kintamani
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli segera menghadirkan solusi komprehensif untuk mengatasi persoalan maraknya lalat di kawasan Kintamani. Menurutnya, penanganan masalah tersebut harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan sektor pertanian dan pariwisata.


Pernyataan itu disampaikan Suastika setelah memperoleh penjelasan bahwa Pemkab Bangli tengah melakukan kajian dan serangkaian diskusi guna mencari solusi atas persoalan yang rutin terjadi setiap tahun tersebut.

"Masalah lalat di Kintamani adalah isu yang tidak bisa kita anggap sepele. Selain berdampak pada kesehatan dan kebersihan masyarakat, hal ini juga dapat memengaruhi citra destinasi wisata kita yang menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Suastika usai rapat paripurna di Kantor DPRD Bangli, Senin (29/6).

Ia mengatakan, berdasarkan penjelasan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar penggunaan pupuk kandang mentah menjadi salah satu faktor utama penyebab meningkatnya populasi lalat di kawasan Kintamani.


Karena itu, menurut Suastika, penyelesaian persoalan tidak cukup hanya melalui penanganan sesaat, tetapi harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, dan kelompok petani.

"Kita paham bahwa sebagian besar petani masih mengandalkan pupuk kandang mentah karena dipercaya dapat menghasilkan hasil pertanian yang lebih melimpah. Namun, pola pikir tersebut perlu diubah melalui pendekatan yang tepat serta penyediaan alternatif yang sesuai dengan kebutuhan petani," katanya.

DPRD Bangli, lanjut Suastika, siap mendukung langkah pemerintah daerah yang saat ini tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan solusi. Salah satu opsi yang dibahas ialah penyediaan mesin pengolah pupuk kandang agar limbah ternak dapat diolah sebelum digunakan di lahan pertanian.

Ia menegaskan DPRD juga akan mengawal pengalokasian anggaran untuk pengadaan mesin pengolah pupuk maupun program sosialisasi kepada masyarakat agar pelaksanaannya berjalan transparan dan tepat sasaran.

"Kami akan memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak merugikan salah satu sektor. Pertanian dan pariwisata harus dapat berkembang secara beriringan karena keduanya merupakan penopang perekonomian masyarakat Bangli," tegasnya.

Suastika mengakui perubahan perilaku masyarakat tidak dapat dilakukan secara instan. Namun, ia optimistis melalui kolaborasi lintas sektor dan komitmen pemerintah daerah, persoalan lalat di Kintamani dapat ditangani secara berkelanjutan sehingga mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus mempertahankan daya tarik pariwisata daerah.(JB)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 27 Agustus 2026
Jakarta – Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia kembali mengharumkan dan mengibarkan bendera Merah Putih di kancah dunia pada kejuaraan “2026 China Open Taekwondo Championship” yang dilaksanakan di Hunan, China, pada 23
img
Rabu, 26 Agustus 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berlangsung hingga hari kedua belas, Rabu (26/8/2026). Sebanyak 8.122 personel TNI masih bertugas
img
Rabu, 26 Agustus 2026
Lampung Timur - Menindaklanjuti instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), TNI mengerahkan Tim Alfa gabungan TNI
img
Rabu, 26 Agustus 2026
Jembrana, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. menghadiri peresmian Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) oleh Presiden RI Prabowo
img
Rabu, 26 Agustus 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - TNI terus melakukan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Selasa (25/8/2026), sebanyak 8.122 personel dikerahkan untuk membantu masyarakat dan
img
Rabu, 26 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pemerintah terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui program sertipikasi tanah gratis

MEDIA INDONESIA NEWS