bendera

Sabtu, 29 Agustus 2026    02:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Bakamla RI/IDNCG Paparkan Upaya Amankan Selat Singapura


dee maz,    16 Januari 2020,    12:22 WIB

Bakamla RI/IDNCG Paparkan Upaya Amankan Selat Singapura

Singapura  – MINews : Gagasan dan upaya yang dilakukan Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG)  dalam mengamankan Selat Singapura, dijabarkan oleh Kasubdit Data Bakamla RI Kolonel Bakamla Tuti Ida Halida, S.T., M.I.T.M dalam Seminar ReCAAP Information Sharing Center (ReCAAP ISC) 11th  Nautical Forum di Singapura, Rabu (15/1/2020).


Indonesia sebagai Negara Kepulauan, dalam praktek kegiatan pelayaran dilalui 4 choke points dunia dan 3 Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI), serta sebagai Sea Lines of Communication (SLOC), dan Sea Lines of Trade (SLOT). Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap jalur pelayaran dunia.

Dalam melakukan perannya, Bakamla RI/IDNCG melaksanakan pengendalian/kontrol terhadap choke point yang ada di perairan Indonesia, dan juga menjamin keamanan di Jalur ALKI.

Menjaga Kedaulatan NKRI juga tak luput dari perhatian Bakamla RI/IDNCG dengan melakukan: penjagaan wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, melaksanakan Penegakan Hukum di perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia, serta menjamin keamanan pelaksanaan bisnis di perairan Indonesia.


Secara singkat juga dipaparkan data-data insiden/kejadian di Selat Malaka, dan Selat Singapura Tahun 2018-2019. Data insiden di Perairan RI yang dihimpun oleh Direktorat Data dan Informasi Bakamla RI, juga disampaikan.

Dalam kesempatan ini, dijabarkan pula upaya-upaya Bakamla RI/IDNCG dalam menekan angka insiden dan kejahatan di Selat Singapura.

Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama antara mitra maritim nasional dan internasional dalam bidang pertukaran informasi, patroli terkoordinasi bersama, dan latihan bersama.

Upaya lainnya seperti peningkatan patroli di wilayah perbatasan serta melaksanakan patroli terkoordinasi dengan negara tetangga yang berbatasan dengan Indonesia.

Lebih lanjut, upaya ini juga dilakukan untuk mencegah pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya di laut. Tak dapat dipungkiri, dalam menghadapi tantangan untuk melaksanakan patroli yang efektif dan efisien tidak terlepas akan masalah keterbatasan aset dan sumber daya yang ada, jika dibandingkan dengan area yang harus diawasi.

Dengan demikian, peningkatan di bidang Integrated Surveillance System sangat diperlukan dan menjadi perhatian Bakamla RI/IDNCG dan mitra maritim.

Di masa mendatang, Bakamla RI/IDNCG akan mengintegrasikan seluruh sistem informasi yang dimiliki mitra maritim sesuai kewenangan yang dimiliki oleh Bakamla RI/IDNCG.

Selain itu, Bakamla RI/IDNCG akan berlaku sebagai Main Data Supplier/Pemasok Data Utama yang akan mendesiminasi informasi sesuai dengan kebutuhan mitra maritim.

Lebih lanjut, rencana pembangunan Unmanned Coastal Surveillance System di titik-titik choke point serta Sub Command Center di Selat Singapura juga dibahas. Hal ini merupakan upaya Bakamla RI/IDNCG dalam meningkatkan penjagaan di Selat Singapura.

ReCAAP ISC sebagai tuan rumah kegiatan ini, didukung oleh ReCAAP Focal Point, The Maritime and Port Authority (MPA), dan Singapore Shipping Association (SSA).

Perhelatan ini pertemuan tahunan yang mengundang beberapa instansi yang terkait keamanan laut dari mancanegara.

Negara yang diundang antara lain: Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pengguna jasa laut seperti perusahaan perkapalan dari mancanegara.

Tujuan digelarnya acara tersebut untuk merilis The ReCAAP ISC’s Annual Report on the Incidents of Piracy and Armed Against Ships in Asia for 2019.

Tidak hanya itu, ajang berbagi pandangan, mengumpulkan respon, serta menyusun rekomendasi bersama untuk memerangi Piracy dan Armed Robbery Against Ships in Asia pada tahun 2020, juga dilakukan dalam kegiatan ini.

Hadir juga sebagai pemapar lainnya yaitu perwakilan dari ReCAAP, Philipine Coast Guard, Singapore Police Coast Guad, dan Singapore Maritime and Port Authority.


banner
NASIONAL
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Palembang - TNI mengerahkan 248 personel tambahan sebagai penyuluh untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra. Sebanyak 209 personel diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: 11 juta bidang tanah rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan segera tersertipikasi hingga 2029. Program tersebut menjadi target Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi bersama Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold A.P. Ritiauw menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Pelaksanaan
img
Kamis, 27 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berlangsung hingga hari ketiga belas, Kamis (27/8/2026). Sebanyak 8.119 personel TNI masih bertugas di sejumlah wilayah terdampak untuk
img
Kamis, 27 Agustus 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan mengerahkan personel penyuluh ke sejumlah wilayah yang membutuhkan dukungan. Pengerahan dilakukan

MEDIA INDONESIA NEWS