bendera

Sabtu, 29 Agustus 2026    02:59 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Komisi V DPR RI Pertanyakan Lambannya Pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi


dee maz,    25 Januari 2020,    11:59 WIB

Komisi V DPR RI Pertanyakan Lambannya Pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi

Jakarta – MI.News : Komisi V DPR RI mempertanyakan lambannya progres pembangunan bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di Bogor, Jawa Barat. Pasalnya kedua bendungan ini sangat dinantikan masyarakat sebagai salah satu cara mengatasi banjir di Jakarta dan sekitarnya.


Berdasarkan informasi yang dilaporkan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), progres Bendungan Ciawi berkisar 45 persen. Sementara progres Bendungan Sukamahi sekitar 37 persen.

“Kami sengaja mengunjungi proyek pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi ini untuk mengetahui progres atau perkembangan dari proyek pembangunan bendungan ini. Sempat dijelaskan oleh pihak PU, bahwa progresnya baru 45 persen untuk Bendungan Ciawi dan 37 persen untuk Bendungan Sukamahi. Ini tentu mengecewakan,” ujar Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI meninjau proyek pembangunan Bendungan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/1/2020).

Dilanjutkan politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini, kedua bendungan tersebut menjadi salah satu cara atau langkah pemerintah dalam mengatasi banjir di Jakarta, Bogor Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Sehingga ia berharap pembangunan bendungan ini dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.


Pada kesempatan itu, Kepala Pusat Bendungan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Ni Made Sumiarsih menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama dari terhambatnya proyek kedua bendungan tersebut adalah terkait masalah pembebasan lahan yang belum rampung di tahun-tahun awal proyek berjalan. Namun saat ini pembebasan lahan sudan 90 persen lebih, sehingga proyek pembangunan bendungan ini dapat dikejar ketertinggalannya.

Bahkan ia meyakini  proyek ini akan selesai sesuai target yakni tahun 2021 mendatang. Menanggapi hal tersebut, Mulyadi yang merupakan wakil rakyat asal daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) mengingatkan bahwa ke depan sosialisasi terhadap proyek nasional harus lebih masif lagi.

Sehingga dapat meyakinkan masyarakat bahwa proyek-proyek tersebut sangat bermanfaat dan berdampak luas terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat itu sendiri.


banner
NASIONAL
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Palembang - TNI mengerahkan 248 personel tambahan sebagai penyuluh untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra. Sebanyak 209 personel diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: 11 juta bidang tanah rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan segera tersertipikasi hingga 2029. Program tersebut menjadi target Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi bersama Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold A.P. Ritiauw menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Pelaksanaan
img
Kamis, 27 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berlangsung hingga hari ketiga belas, Kamis (27/8/2026). Sebanyak 8.119 personel TNI masih bertugas di sejumlah wilayah terdampak untuk
img
Kamis, 27 Agustus 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan mengerahkan personel penyuluh ke sejumlah wilayah yang membutuhkan dukungan. Pengerahan dilakukan

MEDIA INDONESIA NEWS