bendera

Minggu, 30 Agustus 2026    13:35 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Satgas Gabungan KKP Dan TNI AL Tangkap Pelaku Bom Ikan Di Lombok Timur


dee maz,    23 Juni 2020,    12:38 WIB

Satgas Gabungan KKP Dan TNI AL Tangkap Pelaku Bom Ikan Di Lombok Timur

Mediaindonesianews, Lombok Timur : Satuan tugas (satgas) gabungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan TNI AL berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pengeboman ikan yang melakukan aksinya di wilayah perairan Lombok Timur. Meskipun sempat berusaha membuang barang bukti bom ikan dan melarikan diri kedua pelaku akhirnya ditangkap oleh aparat gabungan di rumahnya.


"Kami mengonfirmasi penangkapan yang dilakukan oleh Aparat gabungan yang terdiri dari Pengawas Perikanan pada Satwas SDKP Lombok Timur dan POS TNI AL Selat Alas terhadap dua pelaku pengeboman ikan pada Kamis (18/6)”, ungkap Tb Haeru Rahayu, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Senin (22/6).

Tb menjelaskan bahwa aparat harus bekerja keras karena pelaku meninggalkan perahu dan membuang semua barang bukti seperti bom dan potasium. Namun berbekal kesigapan dan dukungan dari Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Petrando yang pertama kali menginformasikan kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan dengan cara merusak tersebut, kedua pelaku dapat diringkus oleh aparat gabungan.

”Penangkapan ini berawal dari laporan Pokmaswas Petrando yang mencurigai kedua pelaku karena membuang bungkusan yang ternyata berisi bom ikan dan potasium. Sempat dilakukan pengejaran namun pelaku berhasil kabur dan meninggalkan perahunya di dekat pantai”, urai Tb.


Aparat gabungan yang melakukan pencegatan di darat juga hanya menemukan perahu yang sudah ditinggalkan. Namun setelah melakukan pemeriksaan perahu pelaku, aparat menemukan beberapa bukti petunjuk yang akhirnya mengarahkan kepada pelaku dan akhirnya dengan pendekatan secara persuasif kepada keluarga, pelaku berhasil ditangkap.

”Alhamdulillah pelaku saat ini sudah diamankan di Lanal Mataram dan akan segera kami proses hukum lebih lanjut”, ujar Tb.

Dihubungi secara terpisah Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, Matheus Eko Rudianto memberikan apresiasinya atas kejelian aparat gabungan yang tidak patah semangat meskipun pelaku sudah berusaha menghilangkan barang bukti dan melarikan diri. Eko juga mengapresiasi peran POKMASWAS dalam penangkapan pelaku pengeboman ikan ini.

”Ini menjadi momentum yang baik dimana aparat penagak hukum dan masyarakat dapat saling bahu membahu dalam memberantas Destructive fishing”, terang Eko.

Eko juga menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir juga dilakukan penangkapan di beberapa wilayah lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa KKP yang bekerja sama dengan TNI AL terutama dengan POSAL terdekat, sangat serius dalam memberantas kegiatan penangkapan ikan secara illegal dan yang merusak lingkungan dan Ekosistem.

”Kami juga baru saja melakukan penangkapan pelaku pengeboman ikan di Aceh dan beberapa daerah lainnya. Ini menunjukkan bahwa kita masih punya tugas yang berat untuk memberantas Destructive fishing ini”, pungkas Eko.

Dalam kesempatan terpisah, Komandan Lanal Mataramm Kolonel Laut (P) Suratun, S.H., di Lanal Mataram pada Senin (22/6) menyampaikan bahwa TNI AL siap bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya termasuk KKP dalam memberantas praktik-praktik destructive fishing di wilayah perairan Lombok Timur.

”TNI AL tentu akan memberikan dukungan penuh agar kegiatan penangkapan ikan dengan cara yang merusak ini dapat di berantas”, jelas Komandan Lanal Mataram.

"Atas perbuatannya tersebut, para pelaku dapat disangkakan melanggar Pasal 86 ayat (1) jo Pasal 12 ayat (1),  Pasal 84 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1), Huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009", pungkas Matheus Eko Rudianto sembari menunjukkan barang bukti dari para pelaku.


banner
NASIONAL
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kelima belas, Sabtu (29/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Pekanbaru - Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam rangka memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pelaksanaan fastrope berlangsung
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelaraskan empat simpul dalam proses peralihan hak atas tanah untuk memberikan kepastian waktu pelayanan kepada masyarakat. Melalui layanan Peralihan
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menambah jumlah  personel penyuluh untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan. Sebanyak 308 personel penyuluh diberangkatkan
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta - Kapusjaspermildas TNI Marsma TNI Drs. Wing Sukarno, M.Or., menutup Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun,
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana

MEDIA INDONESIA NEWS