bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    17:07 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


PA 212 Ancam Gelar Aksi Besar-Besaran Jika RUU HIP Tak Dicabut


dee maz,    06 Juli 2020,    21:03 WIB

PA 212 Ancam Gelar Aksi Besar-Besaran Jika RUU HIP Tak Dicabut

MINews -  Jakarta : Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menyatakan pihaknya bakal menggelar Aksi Ganyang Komunis secara besar-besaran. Hal ini jika Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) tidak segera dicabut.


Saat melakukan aksi di Lapangan Ahmad Yani, Jakarta (5/7), Slamet menegaskan, pihaknya menyiapkan aksi yang lebih besar dibanding aksi 212. Kegiatan ini sebagai bentuk upaya menyelamatkan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Slamet menyatakan, pihaknya menuntut RUU HIP dicabut dan bukan diganti nama. PA 212 juga tidak menerima jika pemerintah hanya menunda pembahasan RUU HIP.

PA 212 juga menuntut pihak yang mencetuskan atau mengusulkan RUU HIP ditangkap. Pasalnya tindakan tersebut telah memecah belah anak bangsa. Selain itu RUU HIP juga berpotensi membangkitkan kembali ideologi komunis di Indonesia. Itulah sebabnya menurut Slamet, RUU HIP tidak hanya diubah namanya, melainkan dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan tidak lagi dibahas.


Hal serupa juga diungkapkan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis. Di tempat yang sama, Shobri meminta RUU HIP dicabut. Selain itu FPI meminta inisiator RUU HIP ditangkap dan diproses secara hukum.

Seperti diketahui, RUU HIP telah menimbulkan polemik. RUU tersebut dinilai sarat akan kontroversi. Salah satunya lantaran tidak memasukan Ketetapan (TAP) MPRS No. XXV Tahun 1966 tentang larangan ajaran maxisme dan komunisme.

Berbagai pihak menduga ada maksud terselubung di balik RUU HIP. Selain itu RUU HIP dinilai membuka pintu bagi penyebaran paham komunis. RUU HIP juga berpotensi menjadi jalan lahirnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI). (ant)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS