bendera

Minggu, 30 Agustus 2026    10:14 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


PA 212 Ancam Gelar Aksi Besar-Besaran Jika RUU HIP Tak Dicabut


dee maz,    06 Juli 2020,    21:03 WIB

PA 212 Ancam Gelar Aksi Besar-Besaran Jika RUU HIP Tak Dicabut

MINews -  Jakarta : Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menyatakan pihaknya bakal menggelar Aksi Ganyang Komunis secara besar-besaran. Hal ini jika Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) tidak segera dicabut.


Saat melakukan aksi di Lapangan Ahmad Yani, Jakarta (5/7), Slamet menegaskan, pihaknya menyiapkan aksi yang lebih besar dibanding aksi 212. Kegiatan ini sebagai bentuk upaya menyelamatkan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Slamet menyatakan, pihaknya menuntut RUU HIP dicabut dan bukan diganti nama. PA 212 juga tidak menerima jika pemerintah hanya menunda pembahasan RUU HIP.

PA 212 juga menuntut pihak yang mencetuskan atau mengusulkan RUU HIP ditangkap. Pasalnya tindakan tersebut telah memecah belah anak bangsa. Selain itu RUU HIP juga berpotensi membangkitkan kembali ideologi komunis di Indonesia. Itulah sebabnya menurut Slamet, RUU HIP tidak hanya diubah namanya, melainkan dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dan tidak lagi dibahas.


Hal serupa juga diungkapkan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis. Di tempat yang sama, Shobri meminta RUU HIP dicabut. Selain itu FPI meminta inisiator RUU HIP ditangkap dan diproses secara hukum.

Seperti diketahui, RUU HIP telah menimbulkan polemik. RUU tersebut dinilai sarat akan kontroversi. Salah satunya lantaran tidak memasukan Ketetapan (TAP) MPRS No. XXV Tahun 1966 tentang larangan ajaran maxisme dan komunisme.

Berbagai pihak menduga ada maksud terselubung di balik RUU HIP. Selain itu RUU HIP dinilai membuka pintu bagi penyebaran paham komunis. RUU HIP juga berpotensi menjadi jalan lahirnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI). (ant)


banner
NASIONAL
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kelima belas, Sabtu (29/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Pekanbaru - Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam rangka memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pelaksanaan fastrope berlangsung
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelaraskan empat simpul dalam proses peralihan hak atas tanah untuk memberikan kepastian waktu pelayanan kepada masyarakat. Melalui layanan Peralihan
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menambah jumlah  personel penyuluh untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan. Sebanyak 308 personel penyuluh diberangkatkan
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta - Kapusjaspermildas TNI Marsma TNI Drs. Wing Sukarno, M.Or., menutup Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun,
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana

MEDIA INDONESIA NEWS