bendera

Minggu, 30 Agustus 2026    09:17 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


SETARA Institute: Reformasi Sektor Keamanan Berjalan Ditempat


Lian,    06 Oktober 2020,    10:01 WIB

SETARA Institute: Reformasi Sektor Keamanan Berjalan Ditempat
Ikhsan Yosarie, Peneliti HAM dan Sektor Keamanan SETARA Institute

Jakarta – mediaindonesianews.com: Tepat tanggal 5 Oktober 2020 TNI merayakan hari jadinya yang ke 75 Tahun dan di bulan ini juga menandakan satu tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Jilid II.


"Jika di periode pertama kepemimpinannya (Jokowi), SETARA Institute mencatatkan stagnasi reformasi sektor keamanan, pada tahun pertama periode kedua ini pun Jokowi masih belum menunjukkan kepemimpinan yang efektif dalam menuntaskan agenda reformasi sektor keamanan. Presiden seharusnya berbenah dan kembali mengevaluasi agenda pemerintahan terkait reformasi militer, namun realitas yang terjadi justru memperlihatkan hal sebaliknya tetap jalan di tempat dan menunjukkan regresi serius dalam beberapa isu reformasi sektor keamanan," ungkap Ikhsan Yosarie, Peneliti HAM dan Sektor Keamanan SETARA Institute dalam keterangan tertulisnya yang diterima mediaindonesianews.com Senin (5/10).

Dijelaskan Ikhsan ada empat fokus mandat reformasi TNI menjadi perhatian SETARA Institute, yakni, pertama penghormatan terhadap HAM dan supremasi sipil, kedua kepatuhan terhadap kebijakan dan keputusan politik negara, ketiga kedisiplinan terhadap operasi militer selain perang (OMSP), dan keempat larangan menduduki jabatan sipil.

“analisis dari berbagai peristiwa dan tata kelola reformasi sektor keamanan pada kepemimpinan Jokowi, menunjukkan bahwa reformasi sektor keamanan berjalan di tempat dan mengarah pada kemunduran serius yang mengancam supremasi sipil dan demokrasi.” Katanya


Untuk itu lanjut Ikhsan SETARA Institute merekomendasi beberapa hal dalam rangka pemajuan reformasi TNI yakni:

"Bagi pemerintah, tentu persoalan struktural menjadi pekerjaan rumah besar yang harus secepatnya diselesaikan, ketimbang didiamkan tanpa ada kejelasan. Kecemburuan-kecemburuan antar alat negara akan berimbas negatif bagi stabilitas nasional jangka panjang," pungkasnya.(LiaN)


banner
NASIONAL
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kelima belas, Sabtu (29/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Pekanbaru - Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam rangka memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pelaksanaan fastrope berlangsung
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelaraskan empat simpul dalam proses peralihan hak atas tanah untuk memberikan kepastian waktu pelayanan kepada masyarakat. Melalui layanan Peralihan
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menambah jumlah  personel penyuluh untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan. Sebanyak 308 personel penyuluh diberangkatkan
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta - Kapusjaspermildas TNI Marsma TNI Drs. Wing Sukarno, M.Or., menutup Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun,
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana

MEDIA INDONESIA NEWS