bendera

Minggu, 26 Juli 2026    03:59 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Advokat I Made Somya Putra Desak Kapolres Tabanan dan Kapolsek Baturiti Dicopot Usai Amuk Massa


JroBudi,    26 Juli 2026,    00:41 WIB

Advokat I Made Somya Putra Desak Kapolres Tabanan dan Kapolsek Baturiti Dicopot Usai Amuk Massa
Istimewa

Tabanan-Mediaindonesianews.com: Advokat I Made Somya Putra, SH., MH mendesak pencopotan Kapolres Tabanan dan Kapolsek Baturiti menyusul insiden amuk massa yang terjadi di Kecamatan Baturiti. Menurutnya, peristiwa tersebut tidak dapat dipandang sebagai luapan emosi masyarakat semata, melainkan merupakan akumulasi persoalan penegakan hukum yang dinilai lemah.


Dalam pernyataan tertulis yang diterima media, Sabtu (25/7), Somya menilai maraknya praktik tajen ilegal yang tidak ditindak secara tegas telah menjadikan ayam aduan sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi dan memicu meningkatnya tindak kriminal, termasuk pencurian ayam aduan.

"Amuk massa yang terjadi hari ini di Baturiti adalah buah dari sikap aparat yang membiarkan adanya tajen ilegal. Ketika pencurian ayam aduan tidak tertangani secara cepat, masyarakat akhirnya memilih bertindak sendiri," ujar Somya.

Ia menilai aparat kepolisian gagal menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Kepolisian. Menurutnya, kegagalan tersebut tidak hanya terlihat dari tidak tertanganinya kasus pencurian ayam aduan, tetapi juga dari terjadinya aksi main hakim sendiri yang berujung pada dugaan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.


Somya menyatakan, peristiwa tersebut telah mencoreng rasa aman masyarakat dan menjadi perhatian luas setelah rekaman kejadian beredar di media sosial.

Atas dasar itu, ia mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran kepolisian di wilayah hukum Tabanan, mulai dari tingkat Bhabinkamtibmas, Kapolsek Baturiti hingga Kapolres Tabanan.

Selain itu, Somya juga meminta dilakukan audit internal terhadap oknum aparat yang diduga menerima keuntungan dari praktik perjudian tajen ilegal. Pernyataan tersebut merupakan tuntutan dari pihaknya dan hingga saat ini belum disertai hasil pemeriksaan atau putusan dari lembaga yang berwenang.

Di sisi lain, Somya mendorong pemerintah daerah bersama DPRD untuk menyusun regulasi yang mengatur atraksi budaya sambung ayam agar memiliki kepastian hukum dan tidak berkembang menjadi praktik perjudian.

Menurutnya, pengaturan melalui Peraturan Daerah diperlukan agar tradisi yang memiliki nilai budaya dan spiritual dapat dipisahkan dari aktivitas perjudian yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. (JB)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 26 Juli 2026
Banda Aceh-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa transformasi layanan pertanahan yang tengah dijalankan Kementerian ATR/BPN harus berorientasi pada peningkatan kepuasan
img
Minggu, 26 Juli 2026
Lampung-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menawarkan penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda) se-Provinsi Lampung melalui sembilan program strategis di bidang pertanahan dan tata
img
Jumat, 24 Juli 2026
Yahukimo, mediaindonesianews.com - Duka kembali menyelimuti Tanah Papua. Tiga warga sipil dilaporkan meninggal dunia dalam aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata OPM pimpinan Kopitua Heluka (Danops
img
Jumat, 24 Juli 2026
Sumba Timur-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan pengadministrasian dan pendaftaran 10 tanah ulayat milik masyarakat hukum adat (MHA) di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara
img
Jumat, 24 Juli 2026
Aceh Tamiang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menyerahkan sertipikat tanah wakaf untuk Masjid Salman Alfarisi di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (23/7). Pada
img
Jumat, 24 Juli 2026
Aceh Tamiang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan seluruh lahan yang disiapkan untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana di Kabupaten

MEDIA INDONESIA NEWS