bendera

Rabu, 08 Juli 2026    03:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Menteri Nusron Dorong Santri Siap Jadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa


Tim Red,    05 Juni 2026,    20:02 WIB

Menteri Nusron Dorong Santri Siap Jadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
istimewa

Sukabumi-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak para santri untuk mempersiapkan diri menjadi generasi pemimpin yang mampu berkiprah di berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pemerintahan, hingga pembangunan nasional.


Menteri Nusron Dorong Santri Siap Jadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa

Pesan tersebut disampaikan Menteri Nusron saat menghadiri peringatan Milad ke-26 Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (4/6).

Di hadapan ratusan santri dan jajaran pengasuh pesantren, Nusron menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin masa depan yang tidak hanya melanjutkan perjuangan para pendahulu, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

“Santri harus siap menjadi pemimpin di berbagai bidang. Ada yang menjadi ulama, ada yang menjadi teknokrat, dan ada yang menjadi pemimpin bangsa. Semua harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat,” ujar Nusron.


Menurutnya, pesantren memiliki posisi penting dalam membentuk karakter, wawasan, dan kepemimpinan generasi muda. Karena itu, para santri didorong untuk memiliki visi yang luas dan kesiapan mengambil peran dalam berbagai sektor pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron mengibaratkan posisi santri sebagai generasi penerus yang suatu saat harus siap menggantikan peran para pendahulunya. Ia menekankan pentingnya proses pembelajaran dan pembentukan kapasitas sejak dini agar mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Lebih lanjut, Nusron menjelaskan bahwa pembangunan masyarakat yang maju dan sejahtera memerlukan sinergi antara tiga unsur utama, yakni ilmu keagamaan, kemampuan teknokratis, serta kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan bangsa.

Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan pemikiran ulama besar Syekh Abdul Qadir al-Jailani yang menekankan pentingnya perpaduan antara ilmu para ulama, kebijaksanaan para teknokrat, dan kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan.

“Pesantren memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang mampu berkiprah pada ketiga bidang tersebut sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Selain menekankan pentingnya pendidikan dan kepemimpinan, Menteri Nusron juga mendorong para santri untuk meningkatkan literasi politik dan pemahaman terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menilai santri tidak boleh bersikap apatis terhadap persoalan kebangsaan karena pemahaman terhadap kebijakan publik menjadi salah satu bekal penting untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Santri harus memahami kebijakan publik dan kehidupan berbangsa agar mampu ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Nusron menyerahkan sertipikat tanah wakaf kepada pimpinan Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh YASPIDA, K.H. E.S. Mubarok. Penyerahan sertipikat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian hukum atas aset lembaga pendidikan keagamaan.

Dengan adanya sertipikat wakaf, aset pesantren diharapkan memiliki perlindungan hukum yang lebih kuat sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Acara Milad ke-26 YASPIDA turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Kapolres Sukabumi AKBP Samian, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan pesantren.

Melalui momentum tersebut, pemerintah berharap pesantren dapat terus menjadi pusat pendidikan karakter sekaligus melahirkan generasi yang mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa di masa mendatang.***


banner
NASIONAL
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi II DPR RI mulai mematangkan substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Administrasi Pertanahan melalui Focus Group Discussion (FGD)
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk memahami besaran biaya resmi sebelum mengurus berbagai layanan pertanahan. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan pelayanan
img
Senin, 06 Juli 2026
Timika - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 orang prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, keberanian dan pengabdian terbaik
img
Senin, 06 Juli 2026
Jakarta - Bertempat di Honbu Dojo INKAI Jatinegara, Jakarta, pada Minggu (5/7/2026), dilaksanakan acara pelepasan Tim Karate INKAI Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan SEAKF (South East Asian Karate Federation)
img
Minggu, 05 Juli 2026
Demak, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
img
Minggu, 05 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendesak agar oknum prajurit TNI aktif yang diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program

MEDIA INDONESIA NEWS