bendera

Rabu, 08 Juli 2026    03:43 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Dokter Tifa dan Roy Suryo Ditangkap Polda Metro Jaya dalam Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik


Tim Red,    19 Juni 2026,    12:36 WIB

Dokter Tifa dan Roy Suryo Ditangkap Polda Metro Jaya dalam Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Polda Metro Jaya menangkap aktivis kesehatan Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo pada Jumat (19/6). Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).


Dokter Tifa ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB dan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya. Sementara Roy Suryo ditangkap di kediamannya sekitar pukul 07.00 WIB.

Penangkapan terhadap dua figur publik tersebut langsung memicu reaksi dari tim kuasa hukum masing-masing. Tim Pembela Dokter Tifa (TPDT) mengaku belum menerima penjelasan resmi terkait dasar hukum maupun alasan penangkapan yang dilakukan penyidik.

Pengacara TPDT, Ramdansyah, menyatakan kliennya selama ini dinilai kooperatif dan masih menjalani kewajiban wajib lapor di Polda Metro Jaya hingga pekan lalu.


“Selama ini dokter Tifa memenuhi kewajiban wajib lapor dan bersikap kooperatif dalam proses penyidikan,” kata Ramdansyah.

Menurutnya, pihak kuasa hukum masih menunggu keterangan resmi dari penyidik terkait langkah penangkapan tersebut.

Hal senada disampaikan kuasa hukum Roy Suryo, Petrus Selestinus. Ia menilai tindakan penangkapan terhadap kliennya tidak diperlukan karena Roy Suryo disebut selalu memenuhi panggilan penyidik dan menjalankan kewajiban lapor.

“Penangkapan ini kami nilai tidak mencerminkan prinsip penegakan hukum yang beradab. Klien kami selama ini bersikap kooperatif, bahkan selalu memenuhi kewajiban lapor. Karena itu, seharusnya cukup dengan pemanggilan, bukan tindakan upaya paksa berupa penangkapan,” ujar Petrus.

Tim hukum Roy Suryo menilai langkah penyidik berpotensi menimbulkan pertanyaan publik terkait proses penanganan perkara yang sedang berjalan. Mereka juga menyinggung adanya dugaan kepentingan tertentu di balik penanganan kasus tersebut, meski belum menyampaikan bukti yang mendukung tuduhan itu.

Hingga Jumat siang, Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan penangkapan kedua tersangka maupun langkah hukum lanjutan yang akan ditempuh penyidik.

Penangkapan dokter Tifa dan Roy Suryo menjadi perkembangan terbaru dalam perkara dugaan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan polemik tuduhan ijazah palsu Jokowi, kasus yang selama beberapa waktu terakhir menyita perhatian publik dan memicu perdebatan luas di ruang publik.***


banner
NASIONAL
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi II DPR RI mulai mematangkan substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Administrasi Pertanahan melalui Focus Group Discussion (FGD)
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk memahami besaran biaya resmi sebelum mengurus berbagai layanan pertanahan. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan pelayanan
img
Senin, 06 Juli 2026
Timika - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 orang prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, keberanian dan pengabdian terbaik
img
Senin, 06 Juli 2026
Jakarta - Bertempat di Honbu Dojo INKAI Jatinegara, Jakarta, pada Minggu (5/7/2026), dilaksanakan acara pelepasan Tim Karate INKAI Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan SEAKF (South East Asian Karate Federation)
img
Minggu, 05 Juli 2026
Demak, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
img
Minggu, 05 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendesak agar oknum prajurit TNI aktif yang diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program

MEDIA INDONESIA NEWS