bendera

Rabu, 20 Mei 2026    11:27 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Penolakan ART dan Kritik Kebijakan Pemerintah


Tim Red,    20 Mei 2026,    01:41 WIB

Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Penolakan ART dan Kritik Kebijakan Pemerintah
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei, Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialisme (PERISAI) menggelar konferensi pers di Sekretariat DPC GMNI Jakarta Selatan, Senin (19/5). Dalam kegiatan tersebut, aliansi menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah serta menyerukan penolakan terhadap kesepakatan Alliance for Rebuilding Trade (ART).


Konferensi pers mengangkat tema “Mari Bung Rebut Kembali Kedaulatan, Lawan Rezim Fasis Prabowo-Gibran”. Sejumlah organisasi dan elemen masyarakat turut hadir dalam agenda tersebut.

Juru Bicara PERISAI, Dendy Se, menyatakan pihaknya menilai kondisi ekonomi dan politik nasional saat ini dinilai semakin menjauh dari cita-cita kedaulatan bangsa.

“Kami melihat ada kebijakan yang dianggap mengorbankan kepentingan rakyat dan membuka ruang dominasi asing terhadap sumber daya nasional,” ujar Dendy dalam konferensi pers.


Dalam pernyataan sikapnya, PERISAI menyampaikan delapan tuntutan kepada pemerintah dan DPR RI. Salah satunya adalah penolakan terhadap kesepakatan ART yang disebut berpotensi merugikan kedaulatan nasional.

Selain itu, aliansi juga menolak skema Balance of Payments (BOP) yang menurut mereka berkaitan dengan kepentingan geopolitik global dan berdampak pada konflik internasional, termasuk isu Palestina.

PERISAI juga mendesak DPR RI menggunakan hak interpelasi untuk meminta penjelasan pemerintah terkait kesepakatan perdagangan internasional yang dinilai merugikan negara.

Di bidang dalam negeri, aliansi menyoroti kebijakan ekonomi pemerintah yang dianggap memicu tekanan ekonomi masyarakat dan melemahnya nilai tukar rupiah. Mereka turut menolak keterlibatan aparat militer dalam sektor sipil, pendidikan, hingga bisnis.

Selain isu ekonomi dan politik, PERISAI menyinggung pentingnya perlindungan ruang demokrasi. Mereka meminta pemerintah menghentikan tindakan represif terhadap kegiatan diskusi publik maupun aktivitas masyarakat sipil lainnya.

Konferensi pers tersebut juga dihadiri Rikman Sekjend PP Front Mahasiswa Nasional (FMN), Romo Fery Kurniawan (Akademisi Sekolah Tinggi Filsafat Diryakara)

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, PERISAI mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari buruh, petani, mahasiswa hingga masyarakat perkotaan, untuk memperkuat solidaritas dalam memperjuangkan kedaulatan ekonomi, politik, dan hukum nasional.***


banner
NASIONAL
img
Rabu, 20 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat agar mengikuti prosedur yang benar dalam proses hibah tanah dari orang tua kepada anak guna menjamin kepastian
img
Senin, 18 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat yang memiliki rumah tinggal dengan status Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) untuk meningkatkan status hak menjadi Sertipikat
img
Minggu, 17 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu
img
Minggu, 17 Mei 2026
Jatim - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
img
Jumat, 15 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengingatkan masyarakat agar memahami perbedaan antara layanan pengecekan sertipikat dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) guna menghindari kekeliruan dalam proses
img
Jumat, 15 Mei 2026
Semarang-Mediaindonesianews.com: Nusron Wahid menegaskan pentingnya disiplin, pembagian tugas yang jelas, serta tata kelola organisasi yang baik sebagai fondasi utama mewujudkan good governance. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara

MEDIA INDONESIA NEWS