bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    05:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Diduga Akibat Alat Bor Canggih, Ilegal Driling di Muba Memakan Korban


Hadi,    25 Mei 2024,    19:39 WIB

Diduga Akibat Alat Bor Canggih, Ilegal Driling di Muba Memakan Korban
Korban Ilegal Driling

Muba-Mediaindonesianews.com: Usaha pelaku Ilegal Driling di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk mengeruk kekayaan alam tak main-main, terbukti dengan didatangkannya alat pengeboran canggih yang tingkat keberhasilannya nyaris tak pernah gagal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Jum'at (24/5) diduga pengeboran menggunakan alat canggih tersebut bisa mencapai kedalaman 1000 meter lebih dan berada di wilayah PT. Hindoli, Kecamatan Keluang.

"Alat bor yang canggih itu, sengaja didatangkan oleh pihak yang memiliki modal besar dan teroganisir. Karena alat secangih ini membutuhkan biaya yang besar." Kata salah satu sumber yang enggan disebut namanya.

Sumber tersebut menceritakan bahwa, awalnya pengeboran berjalan mulus, namun beberapa saat kemudian dari titik pengeboran keluar gas beracun yang mengakibatkan beberapa pekerja pingsan, bahkan sampai meninggal dunia.

"Tidak tahu, pasti dilarikan ke rumah sakit apa ke tempat lain. Yang jelas, saat sejumlah pekerja itu pingsan, langsung dibawa oleh rekan rekan yang lain ke tempat yang aman" ujarnya

Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa, dirinya mengetahui dari para ahli jika alat itu disebut juga sebagai rig setan yang dalam setiap operasinya boleh dibilang tidak akan gagal, karena sistimnya bisa horizontal atau mengunakan kemiringan tidak seperti bor manual biasa dengan memiliki daya jelajah kedalaman sekitar 1000 meter lebih.

"Alat pengeboran semacam ini jarang tidak berhasil rata rata berhasil mengeluarkan minyak bahkan, sistim pengeborannya sudah canggih bisa deteksi lokasi dan memantau kedalaman minyak di dalam perut bumi," jelasnya.

Saat disinggung apakah ada pihak kepolisian setempat yang mendatangi lokasi saat insiden tersebut terjadi.

"tidak ada aparat yang datang, kami menduga mereka (kepolisian) sudah tahu kejadian tersebut, namun membiarkannya dan kami juga yakin aparat kepolisian pasti tahu adanya aktivitas pengeboran minyak ilegal menggunakan alat super canggih diwilayahnya." ujarnya.

Ia berharap Polda Sumsel segera turun ke lokasi, untuk melakukan pemeriksaan.

"Sebab, jika ini dibiarkan terus menerus akan menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar," pungkasnya. (Hadi)


Diduga Akibat Alat Bor Canggih, Ilegal Driling di Muba Memakan Korban



banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS