bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    13:55 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Mahfud MD Perintahkan Polri & Kejagung Segera Tangkap Djoko Tjandra


Lina,    09 Juli 2020,    19:22 WIB

Mahfud MD Perintahkan Polri & Kejagung Segera Tangkap Djoko Tjandra

Jakarta, MINews.com - Menko Polhukam, Mahfud MD, telah memimpin rapat yang diikuti 5 instansi membahas buronan kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra. Diketahui Djoko Tjandra yang buron selama 11 tahun bisa lolos dari pantauan hingga bisa membuat e-KTP dan mendaftar PK ke PN Jaksel pada 8 Juni. 


 

Rapat tersebut dihadiri Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh; Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Jhoni Ginting; Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi; Kabareskrim, Irjen Listyo Sigit; dan Deputi V KSP, Jaleswari Pramodhawardani.  

 


Mahfud menyatakan, dalam rapat tersebut Polri dan Kejagung diminta segera menangkap Djoko Tjandra. Ia tak ingin ada lagi kabar Djoko Tjandra tak terpantau seakan Indonesia dipermainkan seorang buronan.  

"Kita optimistis kalau Djoko Tjandra cepat atau lambat akan kita tangkap. Semua institusi Kejagung, Polri bertekad untuk mencari dan menangkapnya baik secara bersama maupun menurut kewenangan masing-masing. Karena bagaimana pun malu negara ini kalau dipermainkan oleh Djoko Tjandra," ujar Mahfud dalam keterangannya pada Rabu (8/7/2020). Kemenko Polhukam

Mahfud meyakini Polri dan Kejagung mampu menangkap Djoko Tjandra. Sebab menurutnya hal ini persoalan yang mudah.  

 

"Polisi kita yang hebat masa enggak bisa tangkap, Kejagung yang hebat masa enggak bisa tangkap. Saya sudah bicara dengan pakar itu kan soal sepele kalau bagi polisi dan Kejagung mau menangkap orang yang begitu. Gampang mengendusnya, kalau enggak bisa keterlaluan lah," ucapnya.  

Untuk itu, ia memerintahkan Kejagung dan Polri segera menangkap Djoko Tjandra. Ia menambahkan Kemenkumham dan Kemendagri akan mendukung dari dokumen kependudukan dan imigrasi.  

"Sedangkan KSP kalau perlu instrumen-instrumen administrasi yang diperlukan pemerintah untuk itu," kata Mahfud.  

Diketahui keberadaan Djoko Tjandra selama 11 tahun tak terdeteksi. Ia terakhir kali terpantau pada 2009 saat kabur ke Papua Nugini untuk menghindari vonis 2 tahun yang dijatuhkan MA di tingkat PK.    

 

Namanya mencuat lagi setelah pada 8 Juni 2020 ia membuat e-KTP di Kelurahan Grogol Selatan. Hal itu sebagai syarat pengajuan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.   

Namun kini, keberadaannya kembali hilang. Djoko Tjandra diduga sudah berada di luar negeri kembali. Hal itu merujuk pada surat sakit Djoko Tjandra yang dikeluarkan klinik di Malaysia. Surat sakit itu dilampirkan sebagai bukti alasan Djoko Tjandra tak hadir di sidang PK. (LN)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS