bendera

Selasa, 07 Juli 2026    13:06 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HIBURAN
 


Tompi Ungkap Penyebab Meninggalnya Ibu


Andri,    18 Mei 2021,    01:29 WIB

Tompi Ungkap Penyebab Meninggalnya Ibu
Tompi dan Almarhumah Ibu (ist)

Jakarta-mediaindonesianews.com: Penyanyi Tompi baru-baru ini mengungkap meninggalnya sang ibu. Safira, ibunda Tompi dikabarkan meninggal usai terpapar Covid-19 pada tanggal 23 April 2021 lalu.


Sang Ibu dinyatakan positif Covid-19 usai dirinya terbang dari Jakarta ke Lhoksumawe, Aceh. "Setelah dicek Covid, positif," ucap Tompi.

Setelah itu, ia langsung menghubungi beberapa temannya agar sang ibu dirawat di rumah sakit karena diketahui saturasinya menurun dari 98 menjadi 94.

"Habis sahur itu, saya langsung koordinasi dengan beberapa teman di Medan, Banda Aceh untuk ibu saya dirawat," kata penyanyi sekaligus dokter ini


Namun ia menyayangkan respon tim medis yang terlalu lama tiba dikediamanya. Ia tidak menyebutkan secara rinci alasan ambulans telat datang menjemput sang ibu.

"Saya ngomong dari jam 6 pagi. Tapi ambulans baru ready hampir jam empat sore. Bayangin gapnya begitu lama," ungkap Tompi.

Khawatir dengan kondisi sang ibu, Tompi berniat langsung menuju ke Medan dari Jakarta. Ia dikabarkan sang ibu akan dilarikan ke daerah tersebut.

"Allah kasih waktunya segitu. Baru naik ambulans, saturasi turun, dalam keadaan tenang, senyap, ibu saya berpulang" imbuhnya.

Setelah kejadian itu, Pelantun "Menghujam Jatungku" ini sangat menyayangkan fasilitas kesehatan terutama yang berada di Lhoksumawe, Aceh.

"Lhokseumawe PCR cuma bisa dilaksanakan dua kali seminggu. Padahal dalam kondisi Covid-19 itu Satgas bekerja tujuh hari dalam seminggu," ujarnya

Tak hanya itu, ia juga mengatakan alat-alat kesehatan dibeberapa rumah sakit masih terbatas, belum lagi tenaga kesehatan yang tidak maksimal.

"Kita harus marah-marah dulu, punya koneksi, baru bisa. Itupun pas ibu saya mau cek, labnya nggak bisa, nggak support," ungkap pria 42 tahun ini.

Kendati demikian, kritik tersebut bukan maksud menjelekan fasilitas kesehatan maupun tenaga medis. Tapi untuk lebih meningkatkan lagi kedepanya.

"Di luar Jakarta, pulau Jawa, fasilitas kesehatan kita masih menjadi PR besar. Cukup ibu saya yang menjadi korban," paparnya.

Berkaca dengan kejadian itu, Tompi menghimbau untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Hal itu guna menekan angka kasus Covid-19 di Indonesia.

"Negara kita nggak sanggup. Jumlah dokter sedikit, intensif yang nggak turun, membuat mereka makin males bekerja. Jadi satu-satunya cara selamat, semua harus saling menjaga," tutupnya. 


banner
NASIONAL
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi II DPR RI mulai mematangkan substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Administrasi Pertanahan melalui Focus Group Discussion (FGD)
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk memahami besaran biaya resmi sebelum mengurus berbagai layanan pertanahan. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan pelayanan
img
Senin, 06 Juli 2026
Timika - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 orang prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, keberanian dan pengabdian terbaik
img
Senin, 06 Juli 2026
Jakarta - Bertempat di Honbu Dojo INKAI Jatinegara, Jakarta, pada Minggu (5/7/2026), dilaksanakan acara pelepasan Tim Karate INKAI Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan SEAKF (South East Asian Karate Federation)
img
Minggu, 05 Juli 2026
Demak, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
img
Minggu, 05 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendesak agar oknum prajurit TNI aktif yang diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program

MEDIA INDONESIA NEWS