bendera

Rabu, 08 Juli 2026    04:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


KPK Minta Kapolri Transparan Laporkan Kasus Novel ke Jokowi


dee maaz,    08 Desember 2019,    19:51 WIB

KPK Minta Kapolri Transparan Laporkan Kasus Novel ke Jokowi

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta Kapolri Idham Aziz secara transparan membeberkan hasil penyelidikan kasus penyiraman air keras ke wajah penyidik KPK Novel Baswedan. Dia mengatakan publik akan memberikan penilaian negatif jika hal itu tidak dilakukan.


"Kalau itu dilakukan dengan tidak transparan tentu akan orang punya pandangan macam-macam dan itu yang kami tidak mau," ujar Saut di Jakarta, Minggu (8/12/2019).

Saut menuturkan pihaknya belum mengetahui hasil penyelidikan terbaru yang dilakukan Kepolisian. Namun, dia mengaku telah menyampaikan kepada pihak Kepolisian untuk secara menyeluruh melaporkan hasil kerjanya agar semua pihak mengetahui apakah mengalami kemajuan atau jalan di tempat.

Lebih lanjut, Saut menyampaikan KPK akan menyampaikan ke publik hasil penyelidikan kasus penyiraman air keras ke wajah Novel meski Kepolisian nantinya lebih awal menyampaikan ke publik. Langkah itu diambil karena KPK juga menjadi bagian dari tim Kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.


"Di kita ada tim yang mengikuti perkembangannya. Nanti tinggal apakah perlu di-update orang-orangnya dan seterusnya," ujarnya.

Di sisi lain, Saut menyampaikan kinerja Kepolisian dalam mengungkap kasus Novel bisa mempengaruhi indeks persepsi korupsi Indonesia ke depan.

Dia berkata Indonesia akan dipandang sebagai negara yang peduli dengan pemberantasan korupsi jika Kepolisian secara serius menangani hal itu.

"Kalau memang mau menaikkan persepsi korupsi harus masuk ke detil-detilnya, bagaimana kita mendalami kasus ini, kemudian dilaporkan kemajuannya. Sehingga, kita bisa lihat memang dari waktu ke waktu ada kemajuan dengan demikian menuju kepada ditemukannya pelaku," ujar Saut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan akan memanggil Kapolri Jenderal Idham Azis untuk meminta hasil penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan pada Senin (9/12),

"Nanti saya jawab setelah saya dapat laporan dari Kapolri. Senin akan saya undang Kapolri," kata Jokowi usai meresmikan Jalan Tol JORR II ruas Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/12).

Jokowi diketahui memberi tenggat waktu kepada Idham untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan sampai awal Desember 2019 ini. 


banner
NASIONAL
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi II DPR RI mulai mematangkan substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Administrasi Pertanahan melalui Focus Group Discussion (FGD)
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk memahami besaran biaya resmi sebelum mengurus berbagai layanan pertanahan. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan pelayanan
img
Senin, 06 Juli 2026
Timika - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 orang prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, keberanian dan pengabdian terbaik
img
Senin, 06 Juli 2026
Jakarta - Bertempat di Honbu Dojo INKAI Jatinegara, Jakarta, pada Minggu (5/7/2026), dilaksanakan acara pelepasan Tim Karate INKAI Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan SEAKF (South East Asian Karate Federation)
img
Minggu, 05 Juli 2026
Demak, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
img
Minggu, 05 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendesak agar oknum prajurit TNI aktif yang diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program

MEDIA INDONESIA NEWS