bendera

Jumat, 03 April 2026    03:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


ABK Kapal Penyelundup 2 Ton Sabu Divonis 5 Tahun Penjara di PN Batam


Agn,    06 Maret 2026,    00:09 WIB

ABK Kapal Penyelundup 2 Ton Sabu Divonis 5 Tahun Penjara di PN Batam
Istimewa

Batam-Mediaindonesianews.com: Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis lima tahun penjara kepada terdakwa Fandi Ramadhan dalam perkara tindak pidana narkotika yang terkait penyelundupan sabu seberat hampir dua ton. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang lanjutan yang digelar pada Kamis (5/3).


ABK Kapal Penyelundup 2 Ton Sabu Divonis 5 Tahun Penjara di PN Batam

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan Fandi Ramadhan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat lebih dari 5 gram sebagaimana dakwaan primer jaksa penuntut umum.

Majelis hakim menyebut keyakinan tersebut diperoleh berdasarkan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah yang terungkap selama persidangan, termasuk kesesuaian antara barang bukti dan alat bukti lain yang diajukan oleh jaksa penuntut umum.

Dalam pertimbangannya, hakim juga menilai sejumlah keadaan yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Hal yang memberatkan yakni jumlah narkotika yang hampir mencapai dua ton, yang dinilai berpotensi merusak masa depan generasi bangsa apabila beredar di wilayah Indonesia.


Sementara itu, keadaan yang meringankan antara lain terdakwa bersikap sopan selama persidangan, belum pernah dihukum sebelumnya, serta masih berusia relatif muda sehingga dinilai masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.

Berdasarkan fakta persidangan, Fandi diketahui merupakan anak buah kapal (ABK) yang terlibat dalam pengangkutan sabu dengan berat hampir dua ton bersama terdakwa lain dalam perkara yang sama.

Atas putusan tersebut, jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau menyatakan masih pikir-pikir untuk menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan mengajukan upaya hukum lanjutan.

Perkara ini sebelumnya menjadi perhatian karena jumlah narkotika yang disita dalam jaringan tersebut mencapai hampir dua ton, yang disebut sebagai salah satu pengungkapan kasus narkotika skala besar di wilayah perairan Kepulauan Riau. (agn)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 02 April 2026
Sulut - Reaksi cepat TNI ditunjukkan dengan segera mengerahkan prajurit pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). Melalui prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI
img
Kamis, 02 April 2026
Sumut-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di
img
Kamis, 02 April 2026
Palu-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pembatasan alih fungsi lahan sawah sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian
img
Rabu, 01 April 2026
Palu-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng kalangan akademisi untuk mempercepat legalisasi tanah wakaf di Indonesia. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara
img
Rabu, 01 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Transformasi digital layanan pertanahan yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus diperkuat dengan menyeimbangkan kemudahan layanan, keamanan data, dan kepastian hukum. Menteri
img
Rabu, 01 April 2026
Jakarta - Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta menggelar sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan satelit Navayo periode 2012–2021 pada hari Selasa (31/3/2026), di ruang sidang utama Pengadilan Militer Tinggi

MEDIA INDONESIA NEWS