Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Tapteng-Mediaindonesianews.com: Kepolisian Resor Tapanuli Tengah menggelar patroli skala besar melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi balap liar, geng motor, serta tindak pidana jalanan di wilayah hukum setempat, Rabu (22/4) malam.
Kapolres Tapanuli Tengah, Muhammad Alan Haikel, melalui perwira piket, Junior Hutabarat, menyatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif menindaklanjuti arahan pimpinan untuk menekan potensi kejahatan jalanan, termasuk kasus 3C (curat, curas, dan curanmor).
“Patroli dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” ujarnya.
Meski diguyur hujan, personel gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan di wilayah Pandan dan Sarudik. Dengan metode Blue Light Patrol, petugas menyasar lokasi strategis seperti kawasan alun-alun, Pantai Kalangan Indah, hingga perbatasan Sarudik–Sibolga.
Selain itu, petugas juga melakukan pengawasan di sejumlah tempat hiburan malam. Salah satu lokasi yang diperiksa adalah Cafe Dangmargoar. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung serta memberikan imbauan kepada pengelola usaha agar mematuhi jam operasional dan tidak memfasilitasi aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Hingga patroli berakhir sekitar pukul 01.30 WIB, situasi kamtibmas di wilayah Tapanuli Tengah dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif. Kepolisian menyatakan tidak ditemukan aktivitas balap liar maupun geng motor, serta nihil laporan tindak pidana menonjol.
Polres Tapanuli Tengah memastikan kegiatan patroli KRYD akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.(LS)