bendera

Senin, 20 April 2026    11:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Fenomena Musim Hujan, Warga Srimartani Berburu Jamur Liar Bernilai Ekonomi


WIT,    29 Januari 2026,    12:52 WIB

Fenomena Musim Hujan, Warga Srimartani Berburu Jamur Liar Bernilai Ekonomi
Istimewa

Bantul-Mediaindonesianews.com: Intensitas hujan yang tinggi selama musim penghujan menyebabkan struktur tanah menjadi lembap dan memicu tumbuh suburnya jamur liar di sejumlah wilayah. Fenomena musiman ini terjadi di wilayah Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan dimanfaatkan masyarakat untuk berburu jamur konsumsi.


Jamur liar yang tumbuh alami di tanah lembap maupun di sekitar akar tanaman ini hanya dapat ditemukan pada musim hujan, sehingga keberadaannya sangat dinantikan warga. Beberapa jenis jamur yang diburu masyarakat antara lain jamur bulan (Gymnopus sp.) dan jamur trucuk, yang dikenal memiliki cita rasa lezat serta nilai gizi tinggi.

Jamur bulan kerap ditemukan di tanah lembap dan di sekitar perakaran tanaman. Jamur ini digemari karena teksturnya yang menyerupai daging. Sementara itu, jamur trucuk—yang juga dikenal sebagai jamur barat atau cendawan busut—dinilai memiliki kandungan protein, serat, vitamin, dan mineral yang cukup tinggi, meski keberadaannya sulit diprediksi dan tidak dapat dibudidayakan secara massal.

Aktivitas berburu jamur umumnya dilakukan warga sejak pagi hari, bahkan sebagian memulainya pada dini hari. Namun, masyarakat tetap diimbau berhati-hati dan memastikan jenis jamur yang diambil aman untuk dikonsumsi, mengingat adanya jamur liar beracun yang tumbuh di musim yang sama.


Salah satu warga Srimartani, Mas Ulin (26), mengaku rutin berburu jamur liar untuk dijual. Ia mengatakan, permintaan jamur biasanya sudah datang sebelum dirinya turun ke lokasi pencarian.

“Biasanya sebelum berburu sudah ada yang pesan untuk konsumsi,” ujarnya.

Menurutnya, harga jamur trucuk hitam di pasaran berkisar antara Rp65.000 hingga Rp80.000 per kilogram, tergantung kualitas dan ketersediaan.

Fenomena jamur liar musiman ini tidak hanya menjadi sumber pangan alternatif, tetapi juga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat. Warga berharap kekayaan alam tersebut dapat terus dijaga agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang. (WIT)


banner
NASIONAL
img
Senin, 20 April 2026
Sabang – Mediaindonesianews.com: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal, menyebut kawasan Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi hub industri berskala global, bahkan dinilai
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi

MEDIA INDONESIA NEWS